Jumat, 01 Oktober 2021

9 Pemain Sepakbola Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa

Timnas Indonesia memang baru sekali lolos ke Piala Dunia, yaitu pada 1938 dengan nama Hindia Belanda. Garuda juga baru meraih dua kali medali emas SEA Games. Namun, sudah banyak pemain legendaris yang lahir di tanah air, mulai dari Ramang hingga Bambang Pamungkas.

1. Ramang

Ramang yang kelahiran Barru, Sulawesi Selatan, pada 24 April 1924 adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Sejak kecil ia sudah menggeluti sepak takraw. Hal ini kemudian membuatnya terasah untuk mencetak gol dengan gaya bicycle kick (tendangan sepeda). Hidup pada era menjelang dan awal Indonesia merdeka, pilihan hidup Ramang untuk bermain sepak bola, tidaklah mudah. Ia pernah bekerja sebagai kernet truk dan tukang becak.

Ramang masuk ke dalam timnas Indonesia sekitar 1952. Dua tahun kemudian, ketika timnas berkelana ke berbagai negara Asia, tim berjuluk Garuda itu mencetak 25 gol. 19 di antaranya diciptakan oleh Ramang. Pada 1956, Ramang termasuk dalam skuad Indonesia yang tampil di Olimpiade Melbourne. Ketika itu di perempat final, Garuda sempat menahan Uni Soviet tanpa gol di pertandingan pertama. Padahal, Soviet yang memiliki Lev Yashin, tergolong tim elite dunia.

Namun, di laga ulang, Ramang dan kawan-kawan kalah dengan skor telak 4-0. Dalam kualifikasi Piala Dunia 1958, Ramang kembali beraksi. Dia mencetak dua gol kemenangan Indonesia atas Cina di Stadion Ikada dalam leg pertama. Salah satu golnya dilakukan dengan bycicle kick. Pada leg kedua, Indonesia kalah 4-3 di Beijing. Garuda lolos, tetapi kemudian gagal melaju lebih jauh karena tidak bertanding melawan Israel. Ramang pensiun dalam usia 44 tahun pada 1968. Setelah itu, ia menjadi pelatih untuk beberapa klub, seperti PSM, PSBI Blitar, hingga Persipal Palu. Ia meninggal di Ujungpandang pada 26 September 1987 dalam usia 63 tahun.

2. Ricky Yacobi

Sosok penyerang kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu elemen Timnas Indonesia yang mendapatkan medali emas SEA Games 1987. Ricky Yacobi mengemas satu gol ketika Garuda mengalahkan Burma 4-1 di semifinal. Berikutnya, di partai puncak Indonesia membungkam Malaysia 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Pada Asian Games 1986, gol tendangan voli Ricky Yacob ke gawang Uni Emirat Arab di babak perempat final membantu Indonesia lolos ke semifinal.

Namun, akhirnya Garuda harus puas meraih medali perunggu di ajang tersebut. Di level klub, Ricky Yacobi membela beberapa tim, mulai dari PSMS Medan, Arseto Solo, hinga PSIS Semarang. Sosok bertinggi 177 centimeter itu sempat dibeli oleh Matsushita FC, klub yang sekarang bernama Gamba Osaka, pada 1988. Namun, faktor adaptasi yang tidak maksimal, membuat Ricky kemudian kembali ke Indonesia.

3. Robby Darwis

Pemain kelahiran 30 Oktober 1964 ini adalah salah satu legenda Persib. Berposisi sebagai bek tengah, ia menjadi andalan Maung Bandung sejak era 1980-an hingga 1997. Prestasi terpenting Robby Darwis adalah membawa Persib juara Liga Indonesia musim pertama pada 1994/1995. Sementara itu, di level internasional, Robby Darwis adalah bagian inti skuad Indonesia yag menghasilkan medali emas ketika tampil di SEA Games 1987 dan 1991.

4.Rochy Putiray

Pria kelahiran Situbondo pada 26 Juni 1970 ini dikenal dengan gaya rambutnya yang warna-warni. Selain itu, Rochy juga terbukti sukses ketika tampil di liga luar negeri, satu hal yang sulit dilakukan pemain Indonesia lain. Ia pernah berseragam Instant-Dich, Kitchee FC, dan South China di Liga Hong Kong. Rochy Putiray sudah menjadi bagian timnas Indonesia sejak SEA Games 1991. Dia mencetak dua gol di ajang tersebut, yang turut membantu Garuda meraih medali emas SEA Games kedua sepanjang sejarah. Prestasi lain Rochy adalah mencetak dua gol Kitchee FC saat mengalahkan AC Milan 2-1 dalam laga persahabatan pada 2004.

5. Widodo Cahyono Putro

Indonesia layak berterima kasih kepada Widodo Cahyono Putro karena satu momen istimewa di Piala Asia 1996. Ketika itu, pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970, mencetak gol salto ke gawang Kuwait. Ini adalah gol perdana Indonesia di Piala Asia sepanjang masa. Di level klub, nama Widodo sudah besar ketika ia tampil untuk Warna Agung, klub Galatama, pada periode 1990 hingga 1994. Namun, tuahnya memang berlaku untuk satu klub, Petrokimia Putra. Di Liga Indonesia 1994/1995, meski Petrokimia gagar meraih gelar juara, Widodo diplot sebagai pemain terbaik kompetisi. Sempat bergabung ke Persija, Widodo kembali ke Petrokimia. Ia turut mengantar tim asal Gresik itu juara Liga Indonesia 2002, dengan mengalahkan Persita Tangerang 1-2 di laga final.

6. Kurniawan Dwi Julianto

Jebolan PSSI Primavera ini adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah tampil di Eropa. Kurniawan menjajal kemampuan di Sampdoria Primavera pada 1994. Ia kemudian tampil untuk klub Swiss, FC Luzern hingga 1995. Di sana, Kurniawan tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang pernah tampil di Piala Intertoto, kompetisi yang kini dilebur menjadi babak kualifikasi Liga Eropa. Sosok kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 ini cukup sering berpindah klub di Liga Indonesia.

Ia pernah tampil untuk Pelita Bakrie, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, hingga Persipon Pontianak. Kurniawan membantu PSM menjadi juara Liga Indonesia 1999/2000. Di partai final, dia mencetak dua gol sehingga Juku Eja mengalahkan Pupuk Kaltim dengan skor tipis 3-2. Penyerang ulung yang berjuluk Si Kurus ini juga turut membantu Persebaya jadi juara Liga Indonesia 2004.

Di level internasional, Kurniawan Dwi Julianto adalah top skor Indonesia sepanjang masa, sebelum rekornya dipecahkan oleh Bambang Pamungkas. Total Si Kurus tampil 59 kali untuk Garuda, dan menyumbangkan 33 gol. Memang ia tidak dapat membantu timnas meraih gelar. Namun, salah satu kontribusi penting Kurniawan adalah mengantar Indonesia ke final Piala Tiger 2004. Ia menjadi salah satu pencetak gol Garuda saat mengalahkan Malaysia 1-4 di leg kedua semifinal yang digelar di stadion keramat, Bukit Jalil.

7. Fakhri Hussaini

Sebelum dikenal sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-19, Fakhri Husaini sudah terlebih dahulu memiliki nama di sepak bola tanah air ketika menjadi pemain profesional. Dia berperan baik ketika menjadi playmaker, baik ketika tampil untuk Petrokimia Putra atau Pupuk Kaltim, tim yang dibelanya selama 9 musim.

8. Bima Sakti

Bima Sakti termasuk salah satu pemain jebolan PSSI Primavera yang dibawa ke Italia pada 1993. Ia sempat menjalani latihan bersama klub Swedia, IF Helsingborg. Ketika kembali ke Indonesia, Bima beberapa kali pindah klub, mulai dari PKT Bontang, Pelita Jaya, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, hingga akhirnya klub tempat ia dilahirkan, Persiba Balikpapan saat ia pensiun pada 2016 lalu.

Bima Sakti yang berposisi sebagai gelandang, memiliki visi yang bagus. Dia juga ahli dalam tendangan bebas yang akurat. Pernah mencicipi sepak bola Eropa membuat sosoknya terlihat komplet. Ban kapten timnas Indonesia pernah pula melingkar di lengan pria kelahiran 23 Januari 1976 ini.

9. Bambang Pamungkas

Bepe, demikian Bambang Pamungkas biasa disapa, adalah pencetak gol terbanyak tim nasional Indonesia sepanjang masa. Total, sejak 1999 hingga 2012, Bambang mencetak 38 gol untuk tim Garuda.

Uniknya, gol pertama dan terakhir Bambang Pamungkas untuk Indonesia lahir dalam partai persahabatan. Gol debutnya tercipta pada 2 Juni 199 melawan Lithuania, sedangkan gol pemungkas terjadi pada 14 November 2012 menghadapi Timor Leste.

Pada awal kariernya, Bambang sempat bergabung dengan klub Divisi Tiga Liga Belanda, EHC Norad. Namun, dia tidak bertahan lama di sana, hanya 4 bulan. Pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini pernah pula bermain untuk klub Malaysia, Selangor FA pada periode 2005 hingga 2007.

Meskipun "hanya" memiliki tinggi 170 centimeter, Bambang terkenal berkat gol-gol sundulannya yang ikonik.

Senin, 27 September 2021

Hasil Liga 1 Tadi Malam Pekan 5 Persib Catat Hattrick Seri !!!

Hasil imbang 0-0 alias sama kuat menjadi skor akhir dalam laga Persikabo 1973 vs Persib Bandung, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 Matchday kelima Liga 1 2021-2022. Laga antara Persikabo 1973 vs Persib yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Senin (27/9/2021) malam WIB, diakhiri tanpa pemenang. Untuk Maung Bandung, skor imbang di pekan 5 merupakan Hattrick dari 3 laga terakhir mereka.


Pada laga pekan lalu, Persib Bandung berbagi angka dengan Bali United (2-2) dan Borneo FC (0-0). Dengan hasil tersebut Maung Bandung saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan koleksi sembilan poin dari lima laga. Sementara itu, Persikabo menduduki posisi keenam klasemen. Ciro Alves mengemas enam poin dengan jumlah pertandingan yang sama.

Persikabo banyak mengandalkan Ciro Alves dalam membongkar pertahanan Persib, sedangkan Maung Bandung selalu menekan sebelah kiri pertahanan Persikabo, melalui kolaborasi Febri Hariyadi dan Supardi. Sayangnya kedua tim tidak memiliki kualitas dalam penyelesaian akhir dan terlalu banyak membuang peluang gol yang tercipta.

Skor 0-0 menjadi hasil akhir babak pertama duel Persikabo vs Persib. Pada awal babak kedua, Dimas Drajad membuang peluang emas untuk leading terlebih dahulu pada menit ke-47. Sodoran umpan Roni Beroperay, mampu diterima Dimas dengann baik sebelum mengelabui Victor Igbonefo. Teja Paku Alam sempat terkecoh dengan sontekan bomber lokal Persikabo tersebut. Namun begitu, lesakkan bola Dimas masih kurang akurat dan membentur mistar gawang, alhasil bola hanya berubah arah dan membuahkan sepakan pojok.

Dua belas menit berselang Persib mengancam gawang Persikabo. Tendangan Canon Ball Mohammed Rashid menghujam keras dari luar kotak pinalti. Namun lagi-lagi Syahrul Fadillah menjadi Aktor penting dalam menahan gempuran berbahaya para pemain Persib.

Susunan Pemain:
Persikabo 1973 (4-3-3): Pelatih: Igor Kriushenko
26-Syahrul Trisna Fadillah; 5-Roni Beroperay (17-Ahmad Nurfiandani 65'), 2-Andy Setyo, 4-Shumeiko Veniamin, 23-Gilang Ginarsa; 35-Pushniakou Siarhei (77-Ronaldo Rubener Wanma 89'), 68-Roni Sugeng (8-Andre Oktaviansyah 75'), 69-Manahati Lestusen; 7-Ciro Alves, 97-Dimas Drajad (14-Hanis Sagara Putra 88'), 11-Firza Andika (22-Munadi 88') Cadangan: 91-Tedi Heri Setiawan, 32-Aed Tri Eoka, 33-Juliyano Pratama, 17-Ahmad Nurfiandani, 8-Andre Oktaviansyah, 64-Izmy Yaman Hatuwe, 10-Muhammad Guntur Triaji, 22-Munadi, 14-Hanis Sagara Putra, 77-Ronaldo Rubener Wanma

Persib Bandung (4-4-2) Pelatih: Robert Rene Alberts
14-Teja Paku Alam; 22-Supardi, 2-Nick Kuipers, 32-Victor Igbonefo, 4-Bayu Fiqri; 74-Mohammed Rashid, 23-Marc Klok, 10-Esteban Vizcarra (7-Beckham Putra 46'), 14-Febri Hariyadi (93-Erwin Ramdani 74'); 21-Frets Butuan (11-Dedi Kusnandar 56'), 9-Wander Luiz Cadangan: 1-M Natshir Fadhil, 16-Ahmad Jufriyanto, 12-Henhen Herdiana, 6-Indra Mustafa, 66-Mario Jardel, 8-Abdul Aziz, 7-Beckham Putra, 11-Dedi Kusnandar, 93-Erwin Ramdani, 27-Zalnando

Minggu, 26 September 2021

6 Pemain Sepak Bola Era 90-an yang Bakatnya Sulit Terlahir Kembali

Sepak bola era 1990-an melahirkan banyak bintang unik. Di antara mereka ada seorang kiper yang ahli mencetak gol tendangan bebas, Jose Luis Chilavert. Ada pula pemain dengan karakter campuran penyerang sekaligus playmaker, seperti Roberto Baggio. Bek yang anti tackle, Paolo Maldini, masuk dalam daftar pemain unik ini.

6 Pemain Sepak Bola Era 90-an yang Bakatnya Sulit Terlahir Kembali

Jose Luis Chilavert 

Kiper bernama lengkap Jose Luis Felix Chilavert Gonzalez ini lahir di Luque, Paraguay pada 27 Juli 1965. Sepanjang kariernya, Chilavert lebih banyak menghabiskan waktu di klub-klub Amerika Selatan. Namun, dia pernah tampil untuk Real Zaragoza, tim Liga Spanyol, dan Strasbourg, tim Liga Perancis.

Chilavert punya keunikan tersendiri. Dia memang penjaga gawang yang hebat. Tetapi, ini dikombinasikan dengan kemampuan tendangan bebasnya yang luar biasa. Di level internasional, bersama timnas Paraguay, dia mampu mencetak 8 gol dalam 74 penampilan.

Gol internasional terakhir Chilavert terjadi pada 7 Oktober 2001. Ketika itu Paraguay bermain imbang 2-2 dengan Agentina di kualifikasi Piala Dunia 2002. Sementara di level klub, Chilavert membantu Strasbourg meraih gelar Coupe de France 2001. Dia adalah eksekutor terakhir timnya yang menang 5-4 dari Amiens.

Roberto Baggio


Berjuluk Il Divin Codino, Roberto Baggio adalah salah satu pemain terbaik Italia di generasinya. Sosok kelahiran Caldogno, 18 Februari 1967 ini, memang unik. Posisi asli Baggio adalah gelandang serang. Ia bisa diposisikan sebagai penyerang atau juga second striker.

Sepanjang kariernya, Robero Baggio mencetak 291 gol dalam 643 penampilan. Jumlah ini unik, karena 'terlalu banyak' untuk ukuran gelandang serang seperti Baggio. Oleh karenanya, legenda Perancis, Michel Platini menyebut, Baggio adalah nomor 9 1/2. Maksudnya, Baggio bukan striker atau nomor 9 murni, tetapi punya ketajaman di atas pemain nomor 10 pada umumnya.

Roberto Baggio memang pernah gagal mengeksekusi penalti dalam final Piala Dunia 1994 ketika Italia kalah dari Brasil. Namun, dia dikenal sebagai ahli bola mati. Baggio mencetak 85 persen dari total eksekusi penalti yang ditugaskan kepadanya. Total, dia mencetak 108 gol dari titik penalti, atau hanya meleset 19 kali.

Bukan cuma spesialis tendangan jarak 12 meter, Baggio juga andal urusan tendangan bebas.
Selain itu, Roberto Baggio adalah satu-satunya pemain Italia yang bisa mencetak gol di 3 Piala Dunia. Dia melakukannya di Italia 1990, Amerika Serikat 1994, dan Perancis 1998. Total, Baggio mengemas 9 gol di Piala Dunia. Jumlah ini sama dengan legenda Paolo Rossi dan penyerang Christian Vieri.

Zinedine Zidane


Seiring dengan perkembangan sepak bola yang makin modern, sosok playmaker alias pembagi bola semakin sedikit. Padahal, hingga era 1990-an, sosok semacam ini bertebaran dengan kualitas istimewa. Misalnya, Zinedine Zidane yang jadi legenda Juventus dan Real Madrid.

Pemain bernama lengkap Zinedine Yazid Zidane ini punya visi bermain yang luar biasa. Dia bisa membaca arah permainan. Umpan-umpan akuratnya adalah film horor untuk lini pertahanan lawan. Skill individualnya juga ampuh. Kaki kanan dan kiri Zidane sama baiknya.

ESPN melabeli pria yang akrab dipanggil Zizou ini sebagai jenius. Faktanya memang demikian. Meski seorang gelandang, Zidane mencetak banyak gol penting bagi timnya pada saat krusial. 

Misalnya, dia membobol gawang Brasil dua kali di final Piala Dunia 1998. Zizou juga mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Bayer Leverkusen di final Liga Champions 2002, melalui tendangan voli cantik.

Zidane banyak mendapatkan penghargaan individual, di antaranya, Pemain Terbaik Dunia FIFA pada 1998, 2000, dan 2003. Ia juga pernah meraih Ballon d'Or 1998. Legenda Perancis, Michel Platini berkata, "Tidak ada pemain yang bisa menyamainya jika berkaitan dengan mengontrol atau menerima bola."

Pep Guardiola


Seperti Zidane, sebelum sukses dalam karier sebagai pelatih, Josep Guardiola terlebih dahulu menorehkan nama sebagai pemain pro. Bakatnya ditemukan langsung oleh Johan Cruyff, legenda sekaligus peletak dasar "tiki-taka" Barca.

Bejo Tiada Tara, [26.09.21 13:54]
Dalam sebuah sesi latihan, Guardiola ditempatkan oleh Cruyff di posisi pivot (gelandang jangkar). Posisi itu jarang dipakai oleh tim Spanyol era tersebut. Namun, Guardiola dalam sekejap membuktikan kemampuannya. Ketika dipromosikan ke tim utama, Guardiola termasuk dalam skuad utama Cruyff di era Dream Team Barcelona. Ia membantu Barca meraih gelar juara Liga Champions pertama pada 1992. 

Guardiola adalah salah satu dari sedikit gelandang yang mengandalkan kreativitas, teknik, visi bermain, dan kecerdasan. Dengan fisiknya yang terlihat rapuh, Pep mampu mengubur kekurangannya soal kemampuan fisik dan kecepatan. Sebaliknya, umpan-umpan akurat dan caranya memantau arus permainan, jadi inspirasi banyak pemain Barcelona setelah eranya.

Selama berkarier sebagai pemain Barcelona, Pep Guardiola mampu meraih 6 gelar Liga Spanyol dan sekali Liga Champions. Pada 2001/2002, Pep memilih hengkang ke Brescia, lalu ke Roma semusim berselang. Sempat tampil untuk Al-Ahli (Qatar), Guardiola menutup perjalanann cemerlangnya di Dorados de Sinaola, klub Meksiko.

Filippo Inzaghi


Sekilas, sosok penyerang yang lahir di Piacenza, 9 Agustus 1973 ini tampak tidak punya keistimewaan. Dari segi fisik, Filippo Inzaghi terlihat kurus dan rentan cedera. Dari segi teknik, ia juga cuma rata-rata. Inzaghi juga bukan pemain yang punya tendangan kencang, atau terlibat membantu pertahanan tim.

Namun, di balik semua kelemahan itu, Inzaghi memiliki insting mencetak gol yang sangat tinggi. Super Pippo, julukannya, unggul dalam penempatan posisi, sehingga banyak mencetak gol yang dianggap mudah. Padahal, tanpa kecerdasan tinggi, mustahil seseorang mencetak gol-gol macam itu. Dia adalah nomor sembilan tulen yang tugasnya memang cuma satu: membobol gawang lawan.

Dalam kariernya, Inzaghi bisa menjadi pemain inti di dua klub raksasa Italia, Juventus dan AC Milan. Gol-golnya berperan penting untuk trofi kedua klub tersebut. Misalnya, Inzaghi mengemas brace alias dua gol saat AC Milan mengalahkan Liverpool 2-1 di final Liga Champions 2007. 

Manajer legendaris Manchester United, Alex Ferguson, pernah mengeluhkan sosok Inzaghi. Dia berkata, "Inzaghi pasti terlahir offside". Namun, semakin banyak dibenci kubu lawan, semakin jelas pula, Filippo Inzaghi memang digdaya. Total dia mencetak 288 gol sepanjang karier.


Paolo Maldini


Pemain kelahiran 26 Juni 1968 ini layak disebut sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola. Memulai karier sebagai bek kanan, Paolo Maldini lantas mendunia dengan kepiawaiannya di sektor kiri. Ketika mulai termakan usia, Maldini lantas menjadi bek tengah.

Meskipun kebanyakan bek dikenal rajin melakukan tackle, Maldini tidak demikian. Kemampuannya membaca jalannya pertandingan dan gerakan lawan, membuat Maldini tidak membutuhkan tackle. Kalimatnya yang ikonik adalah, "Jika saya harus melakukan tackle, berarti saya sudah melakukan kesalahan".

Sepanjang kariernya, sejak 1984 hingga 2009, Paolo Maldini hanya bermain untuk satu klub, AC Milan. Sang pemain yang identik dengan nomor punggung 3 ini turut merasakan naik dan turunnya prestasi Rossoneri. Maldini meraih gelar pertama di Milan saat juara Serie A pada 1987/1988.  Setelah itu, ia mendapatkan 6 scudetto tambahan, di samping 5 trofi Liga Champions.

Maldini bukan cuma ahli dalam teknik sepak bola, tetapi juga soal kepemimpinan. Dia adalah kapten AC Milan sejak Franco Baresi, bek tengah legendaris Rossoneri, pensiun pada akhir musim 1996/1997.

Ketenangan Maldini di lini belakang terbukti dengan catatannya yang cuma diberi 3 kartu merah sepanjang karier. Zlatan Ibrahimovic meluliskan, "Maldini adalah defender komplet. Dia tangguh, cerdas, dan ahli dalam penjagaan satu lawan satu."

Sabtu, 21 Agustus 2021

Berita Juventus | Jadwal & Prediksi Line up Udinese vs Juventus Liga Ita...



Prediksi Starting Line Up Udinese vs Juventus

Memasuki musim baru Seri A 2021 Juventus berharap memiliki performa yang jauh lebih baik,  setelah hanya finis di urutan keempat pada musim lalu dan otomatis berhak mendapatkan tiket Liga Champions musim ini. Massimiliano Allegri bertanggung jawab untuk membawa kembali Si Nyonya Tua kembali ke zona Juara seri A. Tiga kemenangan dalam empat pertandingan persahabatan pra-musim, menjadi modal Juve melakoni laga perdana di kandang Udinese akhir pekan ini. 

Massimiliano Allegri adalah sosok pelatih lokal Italia balik lima dari sembilan Scudetti berturut-turut Juventus, memuncaki Serie A setiap musim antara 2014/15 dan 2018/19. Dan inilah prediksi susunan pemain yang bisa dipilih Allegri di pertandingan pembuka mereka.

Posisi penjaga gawang Juventus diisi Wojciech Szczęsny (GK) - 
Ia kan terus menjadi kiper nomor satu Juve di musim berikutnya.

Pemain Impor Matthijs de Ligt akan menempati Center Bek sebelah kiri  
Center Bek sebelah kanan akan diisi pemain Timnas Senior Italia Leonardo Bonucci 

Posisi Wing Back kiri diisi pemain Timnas Brasil yang berlaga di Copa America Alex Sandro

Sementara pemilik 11 assit di Seri A musim lalu Juan Cuadrado menempati wing back kanan.

Tiga pemain tengah Juventus akan diisi sosok yang menonjol di musim lalu  Rodrigo Bentancur ditemani pemain yang diboyong Allegri pada tahun 2017 Federico Bernardeschi dan Aaron Ramsey. 

Trio lini serang ganas Juventus akan ditempati 2 pemain impor dan 1 talenta lokal, Yakni Federico Chiesa di Sayap Kiri, Cristiano Ronaldo di sayap kanan dan posisi Striker akan ditempati pemain Argentina Paulo Dybala.

Secara Head to Head, dari tiga pertemuan terakhir Juventus lebih unggul dari Udinese.
Menang dua kali di tahun 2021 dan kalah satu kali di tahun 2020.

Senin, 17 Februari 2020

JADWAL FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 PERSIJA VS PERSEBAYA

Persija akan bersua Persebaya di final Piala Gubernur Jatim 2020, Kamis (20/2/2029), kedua tim akan menurunkan skuat terbaik mereka. Berlaga di babak final, Macan Kemayoran dan Bajul Ijo akan bermain habis-habisan setelah sukses melewati laga hidup mati di fase semifinal. Persija memastikan terlebih dahulu ke babak final usai mengalahkan Madura United Medan 2-1 pada Senin (17/2) lalu.


Demi partai puncak Piala Gubernur Jatim 2020, Macan Kemayoran diperkirakan akan membuat kejutan dengan menurunkan Marc Klok yang sepanjang turnamen ini belum pernah dimainkan. Klock dijanjikan akan segera diberikan menit bermain meskipun kinerja lini tengah Persija cukup menjanjikan minus eks PSM Makassar tersebut.


Pelatih Persija Sergio Faria meminta timnya untuk selalu fokus dalam setiap pertandingan. Pria asal Brasil ini berpendapat timmya akan dapat menjaga momentum pertandingan melalui gol pertama.

Dalam pertandingan, kunci kita harus terus tetap fokus. Kita juga bisa mencetak gol lebih banyak jika terus fokus. Kita memiliki target khusus untuk menjadi juara grup dan memenangkan kompetisi ini.

Persija mengusung target menjuarai laga pra-musim di Piala Gubernur Jatim 2020. Dan Marko Simic berpeluang menghentikan tradisi Juara Piala Gubernur Jatim berasal dari tim Jawa Timur. Bagaimana menurut kalian? Silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar.

PERSIJA LOLOS KE FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 USAI TUNDUKAN MADURA UNITED

PERSIJA LOLOS KE FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 USAI TUNDUKAN MADURA UNITED - Madura united kalah tipis 1 - 2 dari Persija pada laga semifinal Piala gubernur Jatim 2020 Senin 17 Februari  2020. Tampil dengan kekuatan penuh, Madura United mampu menguasai jalannya permainan. Namun kepiawaian Persija dalam bermain efektif dan kualitas dalam penyelesaian akhir yg lebih baik membuat Macan Kemayoran ungguli Madura United.



Lewat kaki Marko Simic, Striker asing asal Kroasia tersebut menggetarkan jala gawang Madura united pada menit ke 3.Laga ini di gelar di Stadion Kanjuruhan, Malang . Armada Sergio Farias akhiri babak pertama dengan skor 1 - 0 untuk Persija setelah Beto Goncalves dkk gagal menyamakan kedudukan karena buruknya penyelesaian akhir.

Mengawali babak kedua, Shahar Ginanjar kiper Persija di hujani serangan bertubi-tubi Madura United. Berulangkali kiper pelapis Andritany ini mampu membuat aksi penyelamatan penting dan selalu sigap dalam menghalau serangan-serangan skuad coach Rahmat Darmawan. Alih-alih membuat gol balasan, gawang M.Ridho justru kembali di robek pemain Persija Novri Setiawan pada menit ke  56.

Setelah berkali-kali menyerang dan mengurung pertahanan Persija, pada menit 72 tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Persija Greg Nwokolo akhirnya mampu membuat gol balasan. Sampai akhir babak ke 2 tidak ada lagi gol tercipta dari kedua klub. Persija  berhak melaju ke final Piala Gubernur Jatim 2020 pada hari Kamis 20 Februari 2020 bila tidak ada perubahan.

Selasa, 11 Februari 2020

LIVE MNCTV BHAYANGKARA FC VS PERSEBAYA HARI INI PIALA GUBERNUR JATIM 2020

LIVE MNCTV  BHAYANGKARA FC VS PERSEBAYA HARI INI PIALA GUBERNUR JATIM 2020 - Laga Bhayangkara FC vs Persebaya dalam Matchday ke 2 Piala Gubernur Jatim 2020 Grup A kembali kick off pada Rabu (12/2/2020) pukul 15.00 WIB di Stadion Gelora Bangkalan, Madura.



Meski banyak memainkan pemain berusia muda, Persebaya meraih kemenangan perdana dengan skor cukup menyakinkan atas tim promosi Persik Kediri. Tiga gol dilesakkan tim Bajul ijo pada babak pertama. Laga kedua grup B Piala Gubernur Jatim, tim Bajul ijo akan bersua Bhayangkara FC Tim Juara Liga 1 musim tahun 2017 yang memiliki level permainan yang lebih baik. Laga ini diprediksi akan menjadi laga yang tidak mudah bagi tim Bajul ijo. Karena materi pemain Bhayangkara Fc kini dihuni oleh beberapa pemain bintang yang berpengalaman seperti Andik Vermansyah, Saddil Ramdhani, Ezechiel Nduasel dan Renan Silva.

Meladeni Bhayangkara FC, diprediksi Persebaya akan memainkan Tim Inti. Di lini belakang,  Hansamu Yama Pranata akan menjadi pemain yang akan mematikan pergerakan duet striker Bhayangkara FC N'Douassel maupun Herman Dzumafo Epandi. Mereka yang ditopang Andik Vermansyah dan Saddil Ramdhani 2 pemain sayap yang memliki kecepatan. Beberapa pemain kunci Bajul Ijo seperti Makan Konate akan langsung menjadi starter menjadi pengatur serangan di Lini tengah untuk mensuplai umpan-umpan matang bomber mereka David Da Silva.

Lini tengah dan belakang Persebaya bakal lebih sibuk dibanding laga pertama turnamen ini. Hanya meraih hasil imbang saat bertemu Madura United, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster sangat berambisi mengalahkan Persebaya laga ke2.





Berikut hasil 4 pertemuan terakhir Bhayangkara FC vs Persebaya. Rekor Persebaya masih unggul atas Bhayangkara FC, menang 2 x, kalah 1x dan draw 1x.

(08/12/19) Persebaya 4-0 Bhayangkara (31/08/19) Bhayangkara 0-2 Persebaya (26/11/18) Persebaya 1-0 Bhayangkara (11/07/18) Bhayangkara 3-3 Persebaya


Perkiraan Susunan Pemain Bhayangkara FC (4-3-3): Awan Setho; Indra Kahfi, Achmad Jufriyanto, I Putu Gede, Ruben Karel Sanadi; TM Ichsan, Sani Rizki, Renan Silva; Andik Vermansyah, Saddil Ramdani, Ezechiel N'Douassel.

Persebaya (4-2-3-1): Rivky Deython Mokodompit; Arif Satria, Hansamu Yama, Rachmat Irianto, Abu Rizal Maulana; Muhammad Hidayat, Aryn Glen Williams; Makan Konate, Machmoud Eid, Irfan Jaya; David Aparecido da Silva.

Senin, 10 Februari 2020

LIVE MNCTV PERSIJA VS PERSELA LAMONGAN PIALA GUBERNUR JATIM 2020

LIVE MNCTV PERSIJA VS PERSELA LAMONGAN PIALA GUBERNUR JATIM 2020 - Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, berambisi tampil sebagai Juara Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2020. Ia dan skuad Persija akan tampil all-out pada turnamen yang digelar di kandang Madura United dan Arema Fc.


Bersama Persela Lamongan, Sabah FA (Malaysia) dan tuan rumah Arema fc, Persija tergabung dalam grub B Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan bermain di stadion Kanjuruhan, Malang. Persela Lamongan akan menjadi ujian perdana skuat mewah Macan Kemayoran yang diperkuat oleh beberapa pemain timnas dan eks Juventus.

Laga Persija vs Persela Lamongan akan menjadi pertandingan pembuka piala gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan  Selasa 11 Februari 2020 sore WIB.

“Tim sudah persiapan selama 3 minggu. Kami datang ke turnamen untuk persiapan ke Liga 1. Saya tahu persija memiliki pemain yang bagus dan berharap dapat menyelesaikan turnamen dengan sempurna,” kata Sergio.


Di lini belakang, kombinasi dua pemain baru yaitu Otavio Dutra dan Marco Motta sudah  pasti akan menjadi tembok tebal yang akan sulit ditembus lini depan Persela. Di lini tengah, Macan Kemayoran akan  memaksimal kan Marc Klok dan bintang Timnas Indonesia, Evan Dimas. Ketajaman Marko Simic masih menjadi andalan lini depan skuad Persija di event tahunan ini.

Pada shopee liga 1 musim lalu Simic menjadi striker paling subur dengan torehan 28 gol dari 32 laga.

Target Pelatih Persela Lamongan Nilmaizar pada gelaran turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim pada 10-20 Februari adalah menemukan pola permainan Laskar Joko Tingkir setelah terbentuknya skuad musim 2020. Melalui event ini diharapkan segera ditentukan skema permainan yang sesuai dengan materi pemain Persela musim 2020.

Prediksi Formasi Persija vs Persela

Persija Jakarta (4-2-3-1): Andritany Ardhyasa; Alfath Fathier, Marco Motta, Otavio Dutra, Ryuji Utomo; Marck Klok, Rohit Chand; Ramdani Lestaluhu, Evan Dimas, Riko Simanjuntak; Marko Simic.

Persela Lamongan (4-4-2): Alfonsius Kelvan; Jasmin Mecinovic, Roni Fatahillah, Novan Setya Sasongko, Birrul Walidan; Ryan Wiradinata, Shunsuke Nakamura, Ahmad Bustomi, Heru Setyawan; Rafael Gomes de Oliveira, Gabriel do Carmo.

Minggu, 09 Februari 2020

JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 26 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019-2020

JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 26 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019-2020


Liverpool memperlebar jarak dan makin menjauh dari para pesaingnya di Liga Inggris 2019/20. Memimpin di puncak klasemen, tim Mohammed Salah itu kini unggul 22 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.

JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 26 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019-2020


Liverpool melakoni laga away di Liga Inggris pada pekan ke-26. Pekan ini, the Reds  akan dijamu Norwich City di Stadion Carrow Road.

Walaupun berstatus sebagai tim tamu, peluang Liverpool memenangi laga ini tetap terbuka mengingat tren bagus mereka belakangan ini. Itu mereka buktikan saat menghajar Southampton 4-0 akhir pekan lalu. Satu laga big match panas di pekan ke-26 Liga Inggris adalah kala Chelsea bertemu Manchester United. Pertandingan ini akan dimainkan di kandang The Blues, Stadion Stamford Bridge, London.

Berikut jadwal lengkap pertandingan liga Inggris Pekan 26 live Mola TV dan TVRI.



Jadwal liga Inggris hari Sabtu, 8 Februari 2020
Everton vs Crystal Palace (Mola TV)

Jadwal liga Inggris hari Ahad, 9 Februari 2020
Brighton vs Watford (Mola TV)
Sheffield vs Bournemouth (Mola TV)
Man City vs West Ham (TVRI)


Jadwal Liga Inggris Sabtu,15 Februari 2020
Wolverhampton vs Leicester (Mola TV)
Southampton vs Burnley (Mola TV)

Jadwal Liga Inggris Ahad, 16 Februari 2020
Norwich vs Liverpool (TVRI)
Aston Villa vs Tottenham (TVRI)
Arsenal vs Newcastle (Mola TV)

Jadwal Liga Inggris Selasa, 18 Februari 2020
Chelsea vs MU (Mola TV)

Jumat, 07 Februari 2020

JADWAL SIARAN LANGSUNG PIALA GUBERNUR JATIM 2020 LIVE MNCTV

Kompetisi pra-musim Piala Gubernur Jatim 2020 akan diikuti 7 klub papan atas Indonesia dan Sabah FA. Semua laga di event ini akan  digelar di dua stadion, yakni Ratu Pamelingan Pamekasan dan Kanjuruhan, Malang.

Jadwal siaran langsung Piala Gubernur Jatim Live MNCTV 2020


Empat klub peserta Piala Gubernur Jatim 2020, yakni Madura United, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Bhayangkara berada di Grup A. Sedangkan Grup B diikuti Arema FC, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan klub asal Malaysia, Sabah FA.

Piala Gubernur Jatim 2020 bakal akan dilaksanakan 10 hingga 20 Februari mendatang. Laga pembuka akan mempertemukan tim yang menghuni di Grup A, yakni Persebaya vs Persik pada Senin (10/2/2020).



Sementara Grup B baru akan digelar pada Selasa (11/2/2020). Persija Jakarta yang disebut sebagai dream team pada musim ini  akan bertemu salah satu tim peserta shopee liga 1, Persela Lamongan.

Sebagai tuan rumah grup B Arema FC akan menjamu wakil tim dari Malaysia, yakni Sabah FA. Berikut jadwal live MNC TV  Piala Gubernur Jatim 2020.


Senin (10/2/2020)
15:00 WIB: Persebaya Vs Persik
18:30 WIB: Madura United Vs Bhayangkara FC

Selasa (11/2/2020)
15:00 WIB: Persija Vs Persela
18:30 WIB: Arema Vs Sabah FA

Rabu (12/2/2020)
15:00 WIB: Bhayangkara FC Vs Persebaya
18:30 WIB: Persik Vs Madura United

Kamis (13/2/2020)
15:00 WIB: Sabah FA Vs Persija
18:30 WIB: Arema vs Persela

Jumat (14/2/2020)
15:00 WIB: Persik Vs Bhayangkara FC
18:30 WIB: Madura United Vs Persebaya

Sabtu (15/2/2020)
15:00 WIB: Persela Vs Sabah FA
18:30 WIB: Arema Vs Persija

Senin (17/2/2020)
15:00 WIB: Semifinal: Juara Grup A Vs Runner-up Grup B
18:30 WIB: Semifinal: Juara Grup B Vs Runner-up Grup A

Kamis (20/2/2020)
18.30 WIB: Babak Final Piala Gubernur Jatim 2020

Rabu, 15 Januari 2020

JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 23 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019/ 2020

Liga Inggris pekan 23 akan kembali mulai dimainkan akhir Minggu ini 18-19 Januari 2020. Pekan ini akan menjadi Match day yang dinantikan para fans setia Liverpool dan Manchester United di Indonesia. Sesuai jadwal laga super big match ini akan digelar Ahad 19 Januari 2020 Pukul 22.00 wib live di TVRI. Berikut jadwal lengkap pertandingan liga Inggris Pekan 23 live Mola TV dan TVRI.




Jadwal liga Inggris hari Sabtu 18 Januari 2020:
Pukul 19.00 WIB, Watford vs Tottenham (Live Streaming Mola TV)
Selanjutnya pukul 22.00 WIB, Arsenal vs Sheffield United (Live Streaming Mola TV)
Brighton vs Aston Villa (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 WIB
Southampton vs Wolverhampton (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 WIB
Norwich city vs Bournemouth (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 Wib
West Ham vs Everton (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 Wib
Manhester City vs Crystal Palace (Live Streaming Mola TV, TVRI) pukul 22.00 Wib


Satu hari berikutnya ini Jadwal liga Inggris hari Sabtu 18 Januari 2020:
Pukul 00.30 WIB, Newcastle vs Chelsea (Live Streaming Mola TV)
Pukul 21.00 WIB, Burnley vs Leicester (Live Streaming Mola TV)
Pukul 23.30 WIB, Liverpool vs Manchester United (Live Streaming Mola TV, TVRI)
Berikut Klasemen sementara Liga Inggris Pekan 22

Rabu, 08 Januari 2020

LEBIH LAKU MANA, HONDA PCX 150 ATAU ADV 150?

Tidak dimungkiri bahwa Honda adalah salah satu pabrikan motor terbesar dan paling terkenal di Tanah Air. Pabrikan motor asal Jepang ini menawarkan beragam jenis produk otomotif dengan variasi yang beragam. Tidak hanya itu, produk Honda juga cenderung menggunakan komponen yang berkualitas sehingga produk yang hadir di pasaran pun selalu memuaskan masyarakat.
Nah, saat ini, bisa dilihat bahwa jenis motor yang sedang menjadi trend dan banyak dicari oleh konsumen di pasaran adalah skuter matik. Jenis motor ini menawarkan kemudahan berkendara dengan tenaga motor yang tidak bisa diremehkan. Artinya, motor skuter matik memang menawarkan tenaga besar yang akan memberikan pengalaman berkendara yang baru.



Mengeluarkan PCX 150 dan ADV 150
Tidak main-main, untuk menyenangkan hati para konsumen setia mereka, Honda mengeluarkan dua jenis skuter matik sekaligus di pasaran. Kedua produk tersebut adalah PCX 150 dan ADV 150. Meskipun keduanya merupakan jenis motor di kelas skuter matik, namun bisa dikatakan bahwa kedua produk ini menawarkan detail yang cenderung berbeda. PCX, menurut Honda, adalah skuter matik yang diciptakan untuk pengendara yang mencari kenyamanan di jalan. Hal ini dikarenakan posisi duduk pengendara PCX yang cenderung lebih santai seperti motor cruiser. Lalu, untuk ADV 150, Honda menyebutnya sebagai motor tangguh untuk segala medan. Modal skuter matik ini cenderung cocok digunakan untuk jelajah alam dan touring dengan ketangguhan luar biasa untuk melahap berbagai jenis medan seperti jalan berbatu hingga jalur tanah. Perlu diketahui bahwa mulanya, Honda ingin menghadirkan PCX 150 sebagai produk impor. Artinya, penjualannya di Tanah Air akan cenderung terbatas saja. Namun, animo masyarakat Indonesia ternyata sangat tinggi hingga akhirnya manajemen Honda memutuskan untuk merakit skuter matik ini secara lokal.

Kelebihan PCX 150
Menarik menyimak produk skuter matik yang dikeluarkan Honda terutama untuk konsumen yang menghendaki motor yang nyaman untuk berkendara di jalanan. Sebagaimana disinggung di awal bahwa PCX 150 adalah salah satu produk spesial dari Honda yang menawarkan kenyamanan ekstra untuk konsumen.
Motor skuter matik ini dilengkapi dengan beberapa kelebihan yang menjadikannya sebagai salah satu pilihan terbaik di Indonesia untuk saat ini. Adapun beberapa kelebihan dari PCX 150 adalah sebagai berikut:



Penggunaan CBS atau ABS Pada Rem Cakram
Rem menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan Honda dalam membuat PCX 150. Dalam hal ini, ada dua teknologi yang digunakan Honda, yaitu pengereman cakram model CBS dan ABS yang digunakan. Keduanya memang memiliki kelebihan tersendiri yang bisa diandalkan untuk menunjang keamanan. Rem cakram versi CBS menggunakan 3 caliper piston yang membuat daya pengereman menjadi lebih maksimal. Sementara itu, teknologi ABS menghadirkan rem yang tidak hanya maksimal bekerja, namun juga ada fitur yang menghindarkan rem dari masalah ban terkancing.

Ban Lebih Lebar
Kelebihan lain yang dimiliki PCX 150 adalah ban yang lebih lebar. Honda memang menggunakan ban yang cenderung lebih lebar pada ban depan dan belakang. Penggunaan ban yang lebih lebar ini akan cenderung membuat laju motor menjadi lebih stabil, terutama untuk perjalanan jauh.

Smart Key System
Honda menawarkan smart key system pada produk PCX 150 mereka. Ini adalah salah satu fitur andalan terbaru yang ditawarkan. Perlu diketahui bahwa fitur ini hanya ada di produk skuter matik Honda kelas atas.
Fitur ini sangat menarik karena menawarkan kemudahan dalam penggunaan kunci. Pengendara tidak perlu memasukkan kunci ke lubang untuk menyalakan mesin motor. Selain itu, fitur ini juga menyediakan kontrol alarm untuk keamanan tambahan.

Power Outlet 12v
PCX 150 dilengkapi dengan fitur power outlet 12v. Ini adalah fitur yang sangat menarik untuk membantu pengendara. Dengan adanya fitur ini, pengendara akan bisa melakukan charging smartphone dengan mudah. Fitur ini memang disediakan karena spesifikasi PCX 150 yang bisa untuk touring sehingga nantinya memudahkan pengendara menggunakan GPS.

Lampu Hazard
Fitur hazard menjadi tambahan yang dimasukkan Honda ke fitur PCX 150 dan menjadi salah satu kelebihan produk skuter matik ini. Lampu hazard umumnya memang ada pada motor yang masuk kelas motor gede untuk tambahan keamanan saat darurat.

Kelebihan ADV 150
Lalu, bagaimana dengan ADV 150? Nah, sebagaimana dibahas di awal bahwa salah satu produk skuter matik Honda ini juga menjadi idaman dari masyarakat Indonesia. Produk skuter matik ini dijadikan trendsetter untuk produk skuter matik yang tangguh di segala medan.
Produk yang tergolong gahar dan tangguh ini memiliki cukup banyak keunggulan yang bisa dijadikan alasan kenapa ADV 150 menjadi pilihan skuter matik yang tepat. Beberapa kelebihan dari produk skuter matik ini adalah sebagai berikut:

Kenyamanan yang Tidak Diragukan
Kenyamanan adalah salah satu bentuk keunggulan dari ADV 150 yang memang menjadi daya tarik tersendiri dari produk skuter matik ini. Dibuat dengan spesifikasi motor touring, skuter matik memberikan jok dengan posisi berkendara yang begitu leluasa dan nyaman. Tidak hanya itu, ADV 150 memiliki tinggi 795 mm yang cukup mudah untuk dikendalikan.

Kokpit yang Luas
ADV 150 menawarkan kokpit yang bisa dikatakan cukup luas. Adanya kokpit ini akan memudahkan pengendara untuk menyimpan barang dengan lebih leluasa. Tentu, hal ini akan sangat memudahkan pengendara saat touring. Tidak hanya itu, ADV 150 menawarkan tangki bahan bakar yang besar. Produk skuter matik dari Honda ini memiliki kapasitas bahan bakar hingga 8 liter. Kapasitas ini tentu akan membuat ADV 150 mampu dikendarai dalam jarak yang jauh tanpa khawatir kehabisan bahan bakar. Terlebih, teknologi injeksi mereduksi penggunaan bahan bakar.

Fitur Keamanan Keyless
Fitur lain yang ditemukan pada ADV 150 adalah keyless. Ini adalah fitur yang sangat menarik dan modern. Dengan fitur ini, maka pengendara tidak perlu memasukkan kunci ke lubang sebagaimana biasanya. Fitur ini meningkatkan keamanan menjadi lebih tinggi.

Mesin dengan Performa Istimewa
Bagi pengendara yang mencari produk skuter matik yang tangguh, maka ADV 150 adalah salah satu variasi skuter matik Honda terbaik. Motor ini menawarkan mesin 150cc yang sangat tangguh dengan rasio kompresi 10,8:1. Tidak hanya itu, mesin ADV 150 mampu menghasilkan daya hingga 10,7kW dengan torsi 13,8 Nm/6,500 rpm. 

Mana yang Lebih Laris di Pasaran?
Pertanyaan yang sering mengemuka adalah mana yang lebih laris diantara PCX 150 dan ADV 150. Pertanyaan ini seringkali dijadikan salah satu pertimbangan dalam memilih. Produk yang lebih laris diyakini lebih baik. Menurut data yang ada, penjualan PCX 150 adalah sekitar 25 ribu per bulan dan ADV 150 sekitar 10 ribu unit per bulan. Namun, meskipun demikian, pihak Honda mengatakan bahwa kedua produk ini menyasar segmen yang berbeda, sehingga perbandingan banyak penjualan keduanya sebenarnya kurang tepat.

Kisah Fillipo Selalu Lolos dari Jebakan Offside, Keterpurukan AC Milan yang Tak Kunjung Berakhir, Hingga Masa Terindah Torres Bermain Bersama Gerrard

Fillipo Inzaghi, Si Penghancur Jebakan Offside

Dalam dunia persepakbolaan, ada banyak tipe striker handal, akan tetapi Filippo Inzaghi adalah salah satu tipe striker yang akan selalu dikenang oleh para sepak bola. Jika disejajarkan dengan maestro dribble Cristiano Ronaldo, si tendangan geledek Gabriel Batistuta, si pelari cepat Andriy Shechenko dan si penyundul maut Olivier Bierhoff, Fillipo terlihat seperti stiker tanpa kemampuan khusus.


Sundulan kepala atau tendangannya tampak biasa saja, terlebih lagi giringan bolanya. Tapi, ada satu yang membuatnya memiliki terlihat begitu menarik dan bahkan keunggulan ini tak dimiliki oleh semua striker terkenal di atas. Apakah keistimewaan tersebut?

Keahliannya ialah meloloskan diri dari jebakan offside.
“Pemain itu pasti lahir dalam posisi offside.” Ujar Sir Alex yang kala itu baru mengetahui jika Filippo Inzaghi merupakan striker yang paling sering offside dalam sejarah persepakbolaan dunia. Menariknya, Fillipo juga kerap menipu barisan pertahanan lawan serta melepaskan diri dari perangkap offside sebelum menyerang pertahanan lawan.


Keahlian unik yang dimiliki Fillipo ini bisa dilihat di salah satu pertandingan terbaiknya, yakni ketika ia mencetak gol pada gawang Bayern Munchen di Liga Champions 2006/07. Saat Clarence Seedorn mengumpan tanpa aba-aba, Inzaghi mampu lepas dari jebakan offside kemudian berlari menuju gawang Munchen dan melakukan finish yang sempurna untuk klubnya. Selain dikenal sebagai pemain yang ampuh lolos dari jebakan offside, Fillipo juga dianggap sebagai Dewi Fortuna atau dewi keberuntungan bagi tim-timnya, karena mampu memasukkan gol-gol cantik yang tak terduga.

Salah satu gol keberuntungan Fillipo yang sangat dikenal oleh public yakni ketika ia berlaga melawan Liverpool dan mencetak golnya. Pertandingan di final Liga Champions 2007 tersebut bermula dari tendangan bebas Andrea Pirlo yang membentur tubuh Inzaghi sehingga arah bola berubah menuju gawang.

Terlepas dari keberuntungan-keberuntungannya, mantan striker AC Milan dan Juventus ini termasuk salah satu pemain paling mematikan di kotak penalti lawan. Ia sudah mencetak 288 gol cantik selama 623 pertandingan sepanjang kariernya. Striker handal ini mulai dikenal sejak di Atalanta, Inzaghi semakin melebarkan sayap dengan menunjukkan tajinya. Selama 4 musim mengenakan kostum La Vecchia Signora, ia berhasil menorehkan 58 gol.

Sementara ketika di AC Milan, pemain dengan julukan Super Pippo ini bertahan 11 musim dan menjadi kontributor dari kesuksesan Rossoneri dalam mendulang Liga Champions. Koleksi trofi yang sudah dikumpulkannya pun layak membuat Inzaghi berbangga diri, ia telah berhasil memenangi Serie A sebanyak 3 kali, Liga Champions 2 kali, Super Eropa 2 kali, Coppa Italia 1 kali, dan juga piala dunia antar klub 1 kali bersama dengan tim nasional Italia. Ia ikut mengantarkan Gli Azzurri sebagai juara Piala Dunia 2006. Hingga saat ini. Fillipo masih menjadi striker dengan kemampuan terbaik dalam meloloskan diri dari jebakan offside.


AC Milan Terus Terpuruk, Van Basten Merasa Sedih
Sampai saat ini, AC Milan belum juga menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Beragam cara telah dilakukan, hingga merekrut 11 pemain baru sekaligus pelatih baru, namun perubahan belum juga tampak di tubuh AC Milan. Setelah menjuarai Serie A 2010-2011, Milan memang tampak kekeringan prestasi. Bersama dengan ditinggalnya sejumlah pemain andalan dan Massimilliano Allegri pun menjadi penyebab lain terpuruknya AC Milan.


Sejatinya, tim pengoleksi tujuh gelar Liga Champions ini sudah banyak melakukan upaya untuk kembali mendulang prestasi. Sebelumnya Gennaro Gattuso, sudah ada 5 pelatih yang mencoba peruntungan membangkitkan Milan. Pemain-pemain handal dari berbagai penjuru dunia pun sudah direkrut.

Bahan di musim panas 2017 lalu, Milan sudah menghabiskan lebih dari 200 juta Euro hanya untuk mendatangkan pemain anyar. Sayang, keberuntungan belum berpihak pada tim ini. Pada musim 2017/2018 Milan bahkan hanya bisa finish di urutan keenam klasemen Serie A dan berhenti di 16 besar Liga Eropa. Di tahun yang sama Milan juga hanya bisa menjadi runner-up Coppa Italia.

“Terkait dengan waktu saja disana, banyak hal yang telah berubah di Milan dan saya menyesal telah melihatnya. Milan saya adalah Itala, dengan Silvio Berlusconi, kami bertiga dari Belanda, dan skuad yang bagus. Sekarang pemiliknya orang China, saya tak mengenalnya, dan tim itu tak seperti 30 tahun lalu.” Ujar Marco Van Basten dikutip di Football Italia.

Bersama Ruud Gullit, Van Basten sendiri pernah mengalami masa kejayaan di Milan. Ia berhasil mencetak 125 gol dan berhasil membawa Rossoneri memenangkan tiga gelar Serie A, Liga Champions, Coppa Italia serta dua Piala Super Eropa dan dua piala Interkontinental.

“Sayangnya level itu telah mengalami banyak penurunan dan ada risiko besar keluar dari kompetisi Eropa. Ini menyakitkan bagi saya untuk berpikir bahwa Milan dan Inter adalah Real Madrid dan Atletico (Madrid) saat ini.” ungkapnya Van Basten. “Saat ini Milan adalah metamorfosa krisis di sepak bola Italia. Mengapa? Yang lain memiliki banyak uang dan lebih konsisten, sederhana. Karena waktu saya di Italia, banyak hal telah terjadi dan mereka tak kunjung positif.” Tambahnya.

Momen Terindah Torres: Duet Bersama Gerrard
Begitu banyak momen indah yang telah ditorehkan Fernando Torres selama karirnya, namun bermain bareng Steven Gerrard merupakan yang terindah bagi Torres. Pemain yang telah mengumumkan pensiun pada pertengahan tahun 2019 ini menghabiskan masa kariernya di banyak tim papan atas, seperti Liverpool, Atletico Madrid, Chelsea dan kembali ke Los Colchoners sebelum menutup kariernya bersama Sagan Tosu di Jepang.



Terkait kariernya, Torres tak memungkiri jika masa-masa di Liverpool memiliki keistimewaan tersendiri. Apalagi ia bisa bermain bareng Gerrard yang dianggap sangat mengerti gaya permainannya sehingga bisa saling melengkapi. Kala itu Gerrard merupakan pemain gelandang serang yang posisinya di belakang Torres sebagai striker tunggal pada formasi 4-2-3-1. Meski tak pernah meraih trofi ketika bermain di Liverpool, akan tetapi disanalah ia mendapatkan puncak kariernya jika dilihat dari segi permainan. Torres menjadi penyerang mematikan di Eropa bersama  The Reds seta berhasil menorehkan 81 gol dari 142 laga yang diikutinya.

“Saya selalu mengatakan bahwa pemain terbaik yang pernah menjadi rekan setim adalah Steven Gerrard. Dia adalah pemain yang membuat saya bisa tampil maksimal. Level dimensi permainan saya menjadi berbeda ketika dia berada di lapangan.” Ujarnya di situs resmi Liverpool. Ia juga berharap bisa mengulangi masa-masa indah tiga setengah tahun bermain bersama Steven walaupun hanya semenit. “Tiga setengah tahun yang lalu bisa bersama Steven. Saya akan sangat senang jika bisa kembali ke masa-masa itu, walau hanya satu menit.” Imbuhnya.

Striker mematikan ini memang terlihat begitu kompak dengan Steven di setiap pertandingannya. Hal ini bukan hanya bisa dilihat dari hasil pertandingannya saja, dimana Liverpool banyak mendulang kemenangan. Akan tetapi juga kekompakan selama berlaga di lapangan.

Roberto Carlos dan Gol Tendangan Bebas yang “Melawan” Hukum Fisika

Roberto Carlos adalah salah satu legenda sepak bola dari Brasil. Sosok yang berposisi sebagai bek kiri ini ahli dalam urusan tendangan bebas. Salah satu golnya yang paling berkesan adalah gol tendangan pisang saat Brasil melawan Perancis di Tournoi de France 1997.



Sejarah Singkat Karier Roberto Carlos

Roberto Carlos yang bernama lengkap Roberto Carlos da Silva Rocha, lahir di Garca, Sao Paulo, Brasil pada 10 April 1973. Ia diberi nama Roberto Carlos karena sang ayah adalah fans penyanyi kenamaan Brasil yang berjuluk Raja Musik Latin, Roberto Carlos Braga.

Karier sepak bola Roberto Carlos dimulai sejak ia membela tim junior klub lokal, Uniao Sao Joao. Di klub tersebut, dia sudah berposisi sebagai bek kiri. Penampilan Carlos yang bagus, membuatnya dipanggil untuk memperkuat Tim nasional Brasil U-20.

Pada Agustus 1992, dalam usia 19 tahun, Roberto Carlos dipinjam oleh Atletico Mineiro. Tidak hanya itu, dia turut diangkut dalam tur klub tersebut ke Eropa. Tur ini istimewa untuk pemain-pemain muda, karena mereka diberi kesempatan bermain agar bisa bersaing ke tim utama. Sementara, para pemain inti Atletico Mineiro fokus ke Copa CONMEBOL yang digelar dalam waktu bersamaan.

Awalnya, saat tur tiba di Italia, Roberto Carlos tidak dilibatkan. Hasilnya, Atletico Mineiro kalah dari Lazio dan Torino. Namun, saat tur berpindah ke Spanyol, Carlos diberi kesempatan. Ia tampil penuh selama 90 menit melawan Lleida. Berikutnya, Carlos kembali bermain saat Atletico Mineiro berjumpa Logrones dan Athletic Bilbao.





Belakangan, setelah pensiun, Roberto Carlos menyebut, tur pada 1992 itu berpengaruh besar dalam kariernya. Berkat tur tersebut, jalan sang bek kiri untuk berkarier di Eropa mulai terbuka. Tapi, untuk terjun di ketatnya kompetisi Eropa, Carlos mesti menunggu lebih lama. Pada 1993, dia bergabung dengan klub Brasil lain, Palmeiras, dan menghabiskan waktu dua musim.

Setelah memberikan gelar juara Serie A Liga Brasil dua kali beruntun untuk Palmeiras, Roberto Carlos akhirnya meninggalkan Brasil. Dia sebenarnya punya opsi bergabung dengan Aston Villa. Namun, Carlos memilih Inter Milan, klub raksasa Serie A Liga Italia yang sedang menjulang.

Roberto Carlos menjalani debut bersama Inter dengan cara luar biasa. Dia langsung mencetak gol kemenangan Nerazzurri atas Vicenza dari tendangan bebas berjarak 30 meter. Meski debutnya bagus, Carlos hanya bertahan semusim di Inter. Dia punya masalah dengan pelatih saat itu, Roy Hodgson, yang menginginkan Carlos bermain sebagai sayap kiri, bukan bek kiri.

Tawaran berikutnya datang dari Real Madrid. Klub ibukota Spanyol itu menjadi klub terlama yang dibela oleh Roberto Carlos. Dia bertahan di Madrid selama 11 musim, sejak 1996 hingga 2007.
Roberto Carlos menemukan masa-masa keemasannya di Real Madrid. Dia bahu-membahu dengan para bintang lain yang dibeli satu demi satu oleh presiden klub, Florentino Perez. Mulai dari Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo, David Beckham, sampai Sergio Ramos.

Dengan menumpuk bintang, Real Madrid jadi raja Eropa. Mereka meraih gelar Liga Champions pada 1998, 2000, dan 2002. Carlos selalu tampil dalam laga final kompetisi tersebut. Dia turut andil dengan menciptakan assist untuk gol tendangan voli Zinedine Zidane di final Liga Champions 2002 melawan Bayer Leverkusen.

Tidak cuma membawa Madrid berjaya di level benua, Roberto Carlos juga membuat tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu sukses di level domestik. Madrid mendapatkan 4 gelar Liga Spanyol dan 3 gelar Piala Super Spanyol selama Carlos menempati posisi bek kiri. Total di Madrid, Roberto Carlos mencetak 67 gol dalam 512 penampilan di semua kompetisi.

Setelah kontrak Roberto Carlos di Real Madrid berakhir, ia mulai berkelana ke berbagai klub di mancanegara. Usianya juga sudah tidak muda lagi. Dalam usia 34 tahun, ia bergabung ke Fenerbahce (Turki). Carlos sempat pulang ke Brasil untuk bermain di Corinthians.

Carlos menjajal karier kepelatihan dengan menangani Sivasspor (Turki), Akhisar Belediyespor (Turki), dan Delhi Dynamos (India). Di Delhi

Dynamos, ia menjabat sebagai pelatih sekaligus pemain, sebelum benar-benar pensiun dari sepak bola profesional pada 2015.

Tendangan Bebas yang Melengkung Bagai Spiral

Sepanjang kariernya, Roberto Carlos banyak menuai pujian. Legenda Brasil, Pele, memasukkannya dalam FIFA100, daftar pemain terbaik dunia sepanjang masa. Selain itu, mantan pelatih Real Madrid dan timnas Spanyol, Vicente Del Bosque pernah berkata, Carlos punya kemampuan untuk menguasai seluruh areal kiri timnya, baik dalam urusan menyerang maupun bertahan. Rata-rata kecepatan Carlos adalah 10,6 detik untuk lari 100 meter.

Yang paling penting, Roberto Carlos dikenal sebagai ahli tendangan bebas. Dia sering menciptakan gol tendangan bebas dengan ciri khas tembakan kencang bagai roket. Berdasarkan berbagai penelitian yang dikutip The Guardian, rata-rata tendangan bebas Carlos berkecepatan 105 mph atau 169 km per jam. Inilah alasan Carlos dijuluki El Hombre Bala alias Manusia Peluru.

Momen paling dahsyat yang pernah diciptakan Carlos untuk urusan tendangan bebas adalah saat Brasil melawan Perancis di Tournoi de France 1997.

Pertandingan Brasil kontra Perancis itu terjadi tepatnya pada 3 Juni 1997 di Stade de Gerland, Lyon. Menit ke-21, Brasil mendapatkan hadiah tendangan bebas berjarak 35 meter dari gawang lawan.

Carlos melepaskan tembakan yang seakan bakal melenceng di sisi gawang Perancis yang dikawal Fabian Barthez. Anak gawang yang ada di belakang, secara naluriah menghindar agar tidak terhantam bola. Namun, siapa yang menyangka, bola tiba-tiba melengkung mengenai tiang gawang, lantas masuk jadi gol. Barthez bahkan hanya bisa terbengong melihat kejadian tersebut.

Gol Carlos ini ramai dibicarakan, bahkan diklaim menjadi salah satu gol tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Tidak sedikit yang menyebut, tendangan itu tidak sesuai dengan hukum fisika, karena lengkungannya tidak normal.

Namun, dalam studi ilmuwan Perancis yang dipimpin Christophe Clanet yang dipublikasikan di New Journal of Physics, ada penjelasan mengapa gol itu bisa tercipta. Secara ringkas, bola yang ditembakkan Carlos itu punya arah lintasan melengkung seperti spiral. Fakta bahwa jarak bola saat ditembakkan dengan gawang cukup jauh, yaitu 35 meter, memudahkan terciptanya arah lengkungan yang seakan tidak masuk akal.

"Jika jaraknya pendek, Anda hanya akan melihat bagian pertama dari lengkungan (arah bola), Tetapi jika jaraknya jauh seperti tendangan Carlos, Anda akan melihat bagian lengkungannya bertambah, Anda akan melihat arah lintasan bola sepenuhnya," kata Clanet dikutip BBC.

Roberto Carlos sang ahli tendangan bebas, total mencetak 102 gol dalam 820 penampilannya di level klub. Selain itu dia membukukan 11 gol lain dalam 125 pertandingan untuk timnas Brasil senior. Kini, setelah pensiun, Carlos bukan cuma menyandang gelar si manusia peluru, tetapi juga salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola.

Rabu, 06 November 2019

Live Malam Ini Semen Padang vs Persija Pekan 27 Shopee Liga 1 2019

 @ Live Malam Ini Semen Padang vs Persija Pekan 27 Shopee Liga 1 2019 - Jadwal Pekan 27 ini Persija Jakarta akan bertandang ke markas Semen Padang FC. Laga ini dijadwalkan dihelat di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada Kamis, 7 November 2019. Sesuai jadwal duel 2 tim yang masih belum aman dari degradasi ini akan disiarkan langsung Indosiar.



Berstatus sebagai juara liga 1 musim lalu saat ini, Persija masih terperosok di posisi 15 klasemen sementara.Inilah musim terberat yang dialami anak asuh Edson Tavares.
 
Memasuki Match 27, Persija baru memainkan 24 Laga. Meski memiliki 3 pertandingan yang belum dimainkan. Marko Simic dan kolega wajib bekerja lebih keras mengingat selisih poin mereka tidak terlalu jauh dengan 3 tim terbawah di zona degradasi. Ketatnya persaingan di Liga 1 tidak menjamin Persija aman dari ancaman degradasi meski mereka memiliki defisit pertandingan.
 
Semen Padang FC memiliki catatan yang baik kala bertemu Persija di putaran pertama. Tim Kabau Sirah permalukan Persija 2 - 1 di kandang mereka.Inilah bekal positif pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida malam nanti saat menjamu Persija.
 
Semen Padang berstatus sebagai tim promosi dan masih sulit menjauh dari zona degradasi. Saat ini mereka menghuni posisi paling buncit atau posisi 18 dengan 23 poin dari 26 laga.
 
Laga nanti malam diprediksi akan berjalan dengan ketat. Persija lebih diunggulkan dalam laga ini bila dilihat dari catatan buruk Semen Padang yang kerap kesulitan memenangkan laga di kandang. Dari 5 laga terakhir Semen Padang hanya menang sekali, sementara Persija menang 2 kali. Silahkan komen di kolom komentar.