![]() |
| Jordy Amat & Sandy Walsh |
Rabu, 21 September 2022
Selasa, 16 Agustus 2022
Shin Tae-yong Dibela Fans Garis Keras Usai Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF U-16 2022
Jumat, 01 Oktober 2021
9 Pemain Sepakbola Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa
Timnas Indonesia memang baru sekali lolos ke Piala Dunia, yaitu pada 1938 dengan nama Hindia Belanda. Garuda juga baru meraih dua kali medali emas SEA Games. Namun, sudah banyak pemain legendaris yang lahir di tanah air, mulai dari Ramang hingga Bambang Pamungkas.
1. Ramang
Ramang yang kelahiran Barru, Sulawesi Selatan, pada 24 April 1924 adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Sejak kecil ia sudah menggeluti sepak takraw. Hal ini kemudian membuatnya terasah untuk mencetak gol dengan gaya bicycle kick (tendangan sepeda). Hidup pada era menjelang dan awal Indonesia merdeka, pilihan hidup Ramang untuk bermain sepak bola, tidaklah mudah. Ia pernah bekerja sebagai kernet truk dan tukang becak.
Ramang masuk ke dalam timnas Indonesia sekitar 1952. Dua tahun kemudian, ketika timnas berkelana ke berbagai negara Asia, tim berjuluk Garuda itu mencetak 25 gol. 19 di antaranya diciptakan oleh Ramang. Pada 1956, Ramang termasuk dalam skuad Indonesia yang tampil di Olimpiade Melbourne. Ketika itu di perempat final, Garuda sempat menahan Uni Soviet tanpa gol di pertandingan pertama. Padahal, Soviet yang memiliki Lev Yashin, tergolong tim elite dunia.
Namun, di laga ulang, Ramang dan kawan-kawan kalah dengan skor telak 4-0. Dalam kualifikasi Piala Dunia 1958, Ramang kembali beraksi. Dia mencetak dua gol kemenangan Indonesia atas Cina di Stadion Ikada dalam leg pertama. Salah satu golnya dilakukan dengan bycicle kick. Pada leg kedua, Indonesia kalah 4-3 di Beijing. Garuda lolos, tetapi kemudian gagal melaju lebih jauh karena tidak bertanding melawan Israel. Ramang pensiun dalam usia 44 tahun pada 1968. Setelah itu, ia menjadi pelatih untuk beberapa klub, seperti PSM, PSBI Blitar, hingga Persipal Palu. Ia meninggal di Ujungpandang pada 26 September 1987 dalam usia 63 tahun.
2. Ricky Yacobi
Sosok penyerang kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu elemen Timnas Indonesia yang mendapatkan medali emas SEA Games 1987. Ricky Yacobi mengemas satu gol ketika Garuda mengalahkan Burma 4-1 di semifinal. Berikutnya, di partai puncak Indonesia membungkam Malaysia 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Pada Asian Games 1986, gol tendangan voli Ricky Yacob ke gawang Uni Emirat Arab di babak perempat final membantu Indonesia lolos ke semifinal.
Namun, akhirnya Garuda harus puas meraih medali perunggu di ajang tersebut. Di level klub, Ricky Yacobi membela beberapa tim, mulai dari PSMS Medan, Arseto Solo, hinga PSIS Semarang. Sosok bertinggi 177 centimeter itu sempat dibeli oleh Matsushita FC, klub yang sekarang bernama Gamba Osaka, pada 1988. Namun, faktor adaptasi yang tidak maksimal, membuat Ricky kemudian kembali ke Indonesia.
3. Robby Darwis
Pemain kelahiran 30 Oktober 1964 ini adalah salah satu legenda Persib. Berposisi sebagai bek tengah, ia menjadi andalan Maung Bandung sejak era 1980-an hingga 1997. Prestasi terpenting Robby Darwis adalah membawa Persib juara Liga Indonesia musim pertama pada 1994/1995. Sementara itu, di level internasional, Robby Darwis adalah bagian inti skuad Indonesia yag menghasilkan medali emas ketika tampil di SEA Games 1987 dan 1991.
4.Rochy Putiray
Pria kelahiran Situbondo pada 26 Juni 1970 ini dikenal dengan gaya rambutnya yang warna-warni. Selain itu, Rochy juga terbukti sukses ketika tampil di liga luar negeri, satu hal yang sulit dilakukan pemain Indonesia lain. Ia pernah berseragam Instant-Dich, Kitchee FC, dan South China di Liga Hong Kong. Rochy Putiray sudah menjadi bagian timnas Indonesia sejak SEA Games 1991. Dia mencetak dua gol di ajang tersebut, yang turut membantu Garuda meraih medali emas SEA Games kedua sepanjang sejarah. Prestasi lain Rochy adalah mencetak dua gol Kitchee FC saat mengalahkan AC Milan 2-1 dalam laga persahabatan pada 2004.
5. Widodo Cahyono Putro
Indonesia layak berterima kasih kepada Widodo Cahyono Putro karena satu momen istimewa di Piala Asia 1996. Ketika itu, pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970, mencetak gol salto ke gawang Kuwait. Ini adalah gol perdana Indonesia di Piala Asia sepanjang masa. Di level klub, nama Widodo sudah besar ketika ia tampil untuk Warna Agung, klub Galatama, pada periode 1990 hingga 1994. Namun, tuahnya memang berlaku untuk satu klub, Petrokimia Putra. Di Liga Indonesia 1994/1995, meski Petrokimia gagar meraih gelar juara, Widodo diplot sebagai pemain terbaik kompetisi. Sempat bergabung ke Persija, Widodo kembali ke Petrokimia. Ia turut mengantar tim asal Gresik itu juara Liga Indonesia 2002, dengan mengalahkan Persita Tangerang 1-2 di laga final.
6. Kurniawan Dwi Julianto
Jebolan PSSI Primavera ini adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah tampil di Eropa. Kurniawan menjajal kemampuan di Sampdoria Primavera pada 1994. Ia kemudian tampil untuk klub Swiss, FC Luzern hingga 1995. Di sana, Kurniawan tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang pernah tampil di Piala Intertoto, kompetisi yang kini dilebur menjadi babak kualifikasi Liga Eropa. Sosok kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 ini cukup sering berpindah klub di Liga Indonesia.
Ia pernah tampil untuk Pelita Bakrie, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, hingga Persipon Pontianak. Kurniawan membantu PSM menjadi juara Liga Indonesia 1999/2000. Di partai final, dia mencetak dua gol sehingga Juku Eja mengalahkan Pupuk Kaltim dengan skor tipis 3-2. Penyerang ulung yang berjuluk Si Kurus ini juga turut membantu Persebaya jadi juara Liga Indonesia 2004.
Di level internasional, Kurniawan Dwi Julianto adalah top skor Indonesia sepanjang masa, sebelum rekornya dipecahkan oleh Bambang Pamungkas. Total Si Kurus tampil 59 kali untuk Garuda, dan menyumbangkan 33 gol. Memang ia tidak dapat membantu timnas meraih gelar. Namun, salah satu kontribusi penting Kurniawan adalah mengantar Indonesia ke final Piala Tiger 2004. Ia menjadi salah satu pencetak gol Garuda saat mengalahkan Malaysia 1-4 di leg kedua semifinal yang digelar di stadion keramat, Bukit Jalil.
7. Fakhri Hussaini
Sebelum dikenal sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-19, Fakhri Husaini sudah terlebih dahulu memiliki nama di sepak bola tanah air ketika menjadi pemain profesional. Dia berperan baik ketika menjadi playmaker, baik ketika tampil untuk Petrokimia Putra atau Pupuk Kaltim, tim yang dibelanya selama 9 musim.
8. Bima Sakti
Bima Sakti termasuk salah satu pemain jebolan PSSI Primavera yang dibawa ke Italia pada 1993. Ia sempat menjalani latihan bersama klub Swedia, IF Helsingborg. Ketika kembali ke Indonesia, Bima beberapa kali pindah klub, mulai dari PKT Bontang, Pelita Jaya, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, hingga akhirnya klub tempat ia dilahirkan, Persiba Balikpapan saat ia pensiun pada 2016 lalu.
Bima Sakti yang berposisi sebagai gelandang, memiliki visi yang bagus. Dia juga ahli dalam tendangan bebas yang akurat. Pernah mencicipi sepak bola Eropa membuat sosoknya terlihat komplet. Ban kapten timnas Indonesia pernah pula melingkar di lengan pria kelahiran 23 Januari 1976 ini.
9. Bambang Pamungkas
Bepe, demikian Bambang Pamungkas biasa disapa, adalah pencetak gol terbanyak tim nasional Indonesia sepanjang masa. Total, sejak 1999 hingga 2012, Bambang mencetak 38 gol untuk tim Garuda.
Uniknya, gol pertama dan terakhir Bambang Pamungkas untuk Indonesia lahir dalam partai persahabatan. Gol debutnya tercipta pada 2 Juni 199 melawan Lithuania, sedangkan gol pemungkas terjadi pada 14 November 2012 menghadapi Timor Leste.
Pada awal kariernya, Bambang sempat bergabung dengan klub Divisi Tiga Liga Belanda, EHC Norad. Namun, dia tidak bertahan lama di sana, hanya 4 bulan. Pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini pernah pula bermain untuk klub Malaysia, Selangor FA pada periode 2005 hingga 2007.
Meskipun "hanya" memiliki tinggi 170 centimeter, Bambang terkenal berkat gol-gol sundulannya yang ikonik.
Senin, 27 September 2021
Hasil Liga 1 Tadi Malam Pekan 5 Persib Catat Hattrick Seri !!!
Hasil imbang 0-0 alias sama kuat menjadi skor akhir dalam laga Persikabo 1973 vs Persib Bandung, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 Matchday kelima Liga 1 2021-2022. Laga antara Persikabo 1973 vs Persib yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Senin (27/9/2021) malam WIB, diakhiri tanpa pemenang. Untuk Maung Bandung, skor imbang di pekan 5 merupakan Hattrick dari 3 laga terakhir mereka.
Pada laga pekan lalu, Persib Bandung berbagi angka dengan Bali United (2-2) dan Borneo FC (0-0). Dengan hasil tersebut Maung Bandung saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan koleksi sembilan poin dari lima laga. Sementara itu, Persikabo menduduki posisi keenam klasemen. Ciro Alves mengemas enam poin dengan jumlah pertandingan yang sama.
Persikabo banyak mengandalkan Ciro Alves dalam membongkar pertahanan Persib, sedangkan Maung Bandung selalu menekan sebelah kiri pertahanan Persikabo, melalui kolaborasi Febri Hariyadi dan Supardi. Sayangnya kedua tim tidak memiliki kualitas dalam penyelesaian akhir dan terlalu banyak membuang peluang gol yang tercipta.
Skor 0-0 menjadi hasil akhir babak pertama duel Persikabo vs Persib. Pada awal babak kedua, Dimas Drajad membuang peluang emas untuk leading terlebih dahulu pada menit ke-47. Sodoran umpan Roni Beroperay, mampu diterima Dimas dengann baik sebelum mengelabui Victor Igbonefo. Teja Paku Alam sempat terkecoh dengan sontekan bomber lokal Persikabo tersebut. Namun begitu, lesakkan bola Dimas masih kurang akurat dan membentur mistar gawang, alhasil bola hanya berubah arah dan membuahkan sepakan pojok.
Dua belas menit berselang Persib mengancam gawang Persikabo. Tendangan Canon Ball Mohammed Rashid menghujam keras dari luar kotak pinalti. Namun lagi-lagi Syahrul Fadillah menjadi Aktor penting dalam menahan gempuran berbahaya para pemain Persib.
Susunan Pemain:
Persikabo 1973 (4-3-3): Pelatih: Igor Kriushenko
26-Syahrul Trisna Fadillah; 5-Roni Beroperay (17-Ahmad Nurfiandani 65'), 2-Andy Setyo, 4-Shumeiko Veniamin, 23-Gilang Ginarsa; 35-Pushniakou Siarhei (77-Ronaldo Rubener Wanma 89'), 68-Roni Sugeng (8-Andre Oktaviansyah 75'), 69-Manahati Lestusen; 7-Ciro Alves, 97-Dimas Drajad (14-Hanis Sagara Putra 88'), 11-Firza Andika (22-Munadi 88') Cadangan: 91-Tedi Heri Setiawan, 32-Aed Tri Eoka, 33-Juliyano Pratama, 17-Ahmad Nurfiandani, 8-Andre Oktaviansyah, 64-Izmy Yaman Hatuwe, 10-Muhammad Guntur Triaji, 22-Munadi, 14-Hanis Sagara Putra, 77-Ronaldo Rubener Wanma
Persib Bandung (4-4-2) Pelatih: Robert Rene Alberts
14-Teja Paku Alam; 22-Supardi, 2-Nick Kuipers, 32-Victor Igbonefo, 4-Bayu Fiqri; 74-Mohammed Rashid, 23-Marc Klok, 10-Esteban Vizcarra (7-Beckham Putra 46'), 14-Febri Hariyadi (93-Erwin Ramdani 74'); 21-Frets Butuan (11-Dedi Kusnandar 56'), 9-Wander Luiz Cadangan: 1-M Natshir Fadhil, 16-Ahmad Jufriyanto, 12-Henhen Herdiana, 6-Indra Mustafa, 66-Mario Jardel, 8-Abdul Aziz, 7-Beckham Putra, 11-Dedi Kusnandar, 93-Erwin Ramdani, 27-Zalnando
Senin, 17 Februari 2020
JADWAL FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 PERSIJA VS PERSEBAYA
Demi partai puncak Piala Gubernur Jatim 2020, Macan Kemayoran diperkirakan akan membuat kejutan dengan menurunkan Marc Klok yang sepanjang turnamen ini belum pernah dimainkan. Klock dijanjikan akan segera diberikan menit bermain meskipun kinerja lini tengah Persija cukup menjanjikan minus eks PSM Makassar tersebut.
Pelatih Persija Sergio Faria meminta timnya untuk selalu fokus dalam setiap pertandingan. Pria asal Brasil ini berpendapat timmya akan dapat menjaga momentum pertandingan melalui gol pertama.
Dalam pertandingan, kunci kita harus terus tetap fokus. Kita juga bisa mencetak gol lebih banyak jika terus fokus. Kita memiliki target khusus untuk menjadi juara grup dan memenangkan kompetisi ini.
Persija mengusung target menjuarai laga pra-musim di Piala Gubernur Jatim 2020. Dan Marko Simic berpeluang menghentikan tradisi Juara Piala Gubernur Jatim berasal dari tim Jawa Timur. Bagaimana menurut kalian? Silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar.
PERSIJA LOLOS KE FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 USAI TUNDUKAN MADURA UNITED
Lewat kaki Marko Simic, Striker asing asal Kroasia tersebut menggetarkan jala gawang Madura united pada menit ke 3.Laga ini di gelar di Stadion Kanjuruhan, Malang . Armada Sergio Farias akhiri babak pertama dengan skor 1 - 0 untuk Persija setelah Beto Goncalves dkk gagal menyamakan kedudukan karena buruknya penyelesaian akhir.
Setelah berkali-kali menyerang dan mengurung pertahanan Persija, pada menit 72 tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Persija Greg Nwokolo akhirnya mampu membuat gol balasan. Sampai akhir babak ke 2 tidak ada lagi gol tercipta dari kedua klub. Persija berhak melaju ke final Piala Gubernur Jatim 2020 pada hari Kamis 20 Februari 2020 bila tidak ada perubahan.
Selasa, 11 Februari 2020
LIVE MNCTV BHAYANGKARA FC VS PERSEBAYA HARI INI PIALA GUBERNUR JATIM 2020
Meski banyak memainkan pemain berusia muda, Persebaya meraih kemenangan perdana dengan skor cukup menyakinkan atas tim promosi Persik Kediri. Tiga gol dilesakkan tim Bajul ijo pada babak pertama. Laga kedua grup B Piala Gubernur Jatim, tim Bajul ijo akan bersua Bhayangkara FC Tim Juara Liga 1 musim tahun 2017 yang memiliki level permainan yang lebih baik. Laga ini diprediksi akan menjadi laga yang tidak mudah bagi tim Bajul ijo. Karena materi pemain Bhayangkara Fc kini dihuni oleh beberapa pemain bintang yang berpengalaman seperti Andik Vermansyah, Saddil Ramdhani, Ezechiel Nduasel dan Renan Silva.
Meladeni Bhayangkara FC, diprediksi Persebaya akan memainkan Tim Inti. Di lini belakang, Hansamu Yama Pranata akan menjadi pemain yang akan mematikan pergerakan duet striker Bhayangkara FC N'Douassel maupun Herman Dzumafo Epandi. Mereka yang ditopang Andik Vermansyah dan Saddil Ramdhani 2 pemain sayap yang memliki kecepatan. Beberapa pemain kunci Bajul Ijo seperti Makan Konate akan langsung menjadi starter menjadi pengatur serangan di Lini tengah untuk mensuplai umpan-umpan matang bomber mereka David Da Silva.
Lini tengah dan belakang Persebaya bakal lebih sibuk dibanding laga pertama turnamen ini. Hanya meraih hasil imbang saat bertemu Madura United, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster sangat berambisi mengalahkan Persebaya laga ke2.
Berikut hasil 4 pertemuan terakhir Bhayangkara FC vs Persebaya. Rekor Persebaya masih unggul atas Bhayangkara FC, menang 2 x, kalah 1x dan draw 1x.
(08/12/19) Persebaya 4-0 Bhayangkara (31/08/19) Bhayangkara 0-2 Persebaya (26/11/18) Persebaya 1-0 Bhayangkara (11/07/18) Bhayangkara 3-3 Persebaya
Perkiraan Susunan Pemain Bhayangkara FC (4-3-3): Awan Setho; Indra Kahfi, Achmad Jufriyanto, I Putu Gede, Ruben Karel Sanadi; TM Ichsan, Sani Rizki, Renan Silva; Andik Vermansyah, Saddil Ramdani, Ezechiel N'Douassel.
Persebaya (4-2-3-1): Rivky Deython Mokodompit; Arif Satria, Hansamu Yama, Rachmat Irianto, Abu Rizal Maulana; Muhammad Hidayat, Aryn Glen Williams; Makan Konate, Machmoud Eid, Irfan Jaya; David Aparecido da Silva.
Senin, 10 Februari 2020
LIVE MNCTV PERSIJA VS PERSELA LAMONGAN PIALA GUBERNUR JATIM 2020
Bersama Persela Lamongan, Sabah FA (Malaysia) dan tuan rumah Arema fc, Persija tergabung dalam grub B Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan bermain di stadion Kanjuruhan, Malang. Persela Lamongan akan menjadi ujian perdana skuat mewah Macan Kemayoran yang diperkuat oleh beberapa pemain timnas dan eks Juventus.
Laga Persija vs Persela Lamongan akan menjadi pertandingan pembuka piala gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan Selasa 11 Februari 2020 sore WIB.
“Tim sudah persiapan selama 3 minggu. Kami datang ke turnamen untuk persiapan ke Liga 1. Saya tahu persija memiliki pemain yang bagus dan berharap dapat menyelesaikan turnamen dengan sempurna,” kata Sergio.
Di lini belakang, kombinasi dua pemain baru yaitu Otavio Dutra dan Marco Motta sudah pasti akan menjadi tembok tebal yang akan sulit ditembus lini depan Persela. Di lini tengah, Macan Kemayoran akan memaksimal kan Marc Klok dan bintang Timnas Indonesia, Evan Dimas. Ketajaman Marko Simic masih menjadi andalan lini depan skuad Persija di event tahunan ini.
Pada shopee liga 1 musim lalu Simic menjadi striker paling subur dengan torehan 28 gol dari 32 laga.
Target Pelatih Persela Lamongan Nilmaizar pada gelaran turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim pada 10-20 Februari adalah menemukan pola permainan Laskar Joko Tingkir setelah terbentuknya skuad musim 2020. Melalui event ini diharapkan segera ditentukan skema permainan yang sesuai dengan materi pemain Persela musim 2020.
Prediksi Formasi Persija vs Persela
Persija Jakarta (4-2-3-1): Andritany Ardhyasa; Alfath Fathier, Marco Motta, Otavio Dutra, Ryuji Utomo; Marck Klok, Rohit Chand; Ramdani Lestaluhu, Evan Dimas, Riko Simanjuntak; Marko Simic.
Persela Lamongan (4-4-2): Alfonsius Kelvan; Jasmin Mecinovic, Roni Fatahillah, Novan Setya Sasongko, Birrul Walidan; Ryan Wiradinata, Shunsuke Nakamura, Ahmad Bustomi, Heru Setyawan; Rafael Gomes de Oliveira, Gabriel do Carmo.
Jumat, 07 Februari 2020
JADWAL SIARAN LANGSUNG PIALA GUBERNUR JATIM 2020 LIVE MNCTV
![]() |
| Jadwal siaran langsung Piala Gubernur Jatim Live MNCTV 2020 |
Rabu, 06 November 2019
Live Malam Ini Semen Padang vs Persija Pekan 27 Shopee Liga 1 2019
Selasa, 05 November 2019
Live Indosiar Malam Hari Ini Persib Bandung vs PSIS Pekan 27 Shopee Liga 1 2019
Senin, 04 November 2019
Kabar Bola Hari Ini 5 November 2019: Soal Pelatih Timnas, Persib Bandung Kembali ke Kandang Hingga Laga Uji Coba Timnas Vs Iran
Soal Timnas, Iwan Bule Sebut Pelatih Korea Selatan dan Luis Milla
Pol Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI terpilih membicarakan kemungkinan adanya pelatih baru untuk Timnas Indonesia. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menyebutkan ada 2 nama yang mungkin digunakan.“Kalau pelatih, tunggu sebentar. Satu sampai dua hari ini akan kami analisa, pelatih mana yang kira-kira pas untuk Timnas Indonesia kita.” Ujarnya ketika ditemui wartawan beberapa hari silam.
Ia juga menuturkan jika publik banyak menyarankan nama Luis Milla namun ada pula yang menyarankan pelatih asal Korea Selatan.
Good News! Persib Bandung Vs PSIS Semarang Digelar di Stadion Si Jalak Harupat
Bram menegaskan elah mendapatkan izin dari kepolisian untuk menggelar laga di Stadion Si alak Harupat.
“Kami sudah mengajukan surat permohonan rekomendasi Persib Bandung lawan PSIS Semarang di Si Jalak Harumpat.” Ungkapnya.
“Kamu siddha ajukan ke Polres Bandung bahwa intinya sudah mendapatkan respons positif.” Lanjut Bram.
Pemberian izin ini digadang-gadang karena kondisi yang sudah mulai membaik dan kondusif. “Bahwa Polres Bandung tidak (masalah) karena situasinya sudah enak, sudah kondusif, secara positif kami dipersilahkan untuk menggelar laga.” Sambungnya ketika ditemui di Grand Persib kota Bandung, Rabu 30/10/2019.
Setelah dua pertandingan tim Maung Bandung ini harus bermain di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali tentunya ini menjadi kabar baik bagi Persib Bandung, terutama bagi para Bobotoh. Dua pertandingan di Bali tersebut diselenggarakan melawan Persebaya Surabaya dan juga Persija Jakarta.
Dari prediksi Persib, laga Persib Bandung Vs PSIS Semarang tersebut akan menonton animo penonton dengan jumlah besar, sebab sudah lama Persib tak bermain di kandang sendiri dan inilah kesempatan Maung Bandung untuk memanjakan Bobotoh.
“Karena mungkin beberapa pecan yang lalu juga pertandingan sempat penuh, dan Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa” pungkas Bram. Bram juga mengharapkan jika Bobotoh lebih santun dan tertib agar pertandingan bisa berjalan dengan baik. “Mungkin Bobotoh juga akan lebih santun, lebih tertib dan paham dengan situasi kondisi Jawa Barat, khususnya di saat seperti apa.” Harapnya.
Info lebih lanjut juga disampaikan Bram, terkait izin yang telah diberikan pihak kepolisian bagi Persib Bandung untuk menyelenggarakan laga kandang lain di Liga 1 2019.
Berbekal izin tersebut, artinya Persib sudah bisa menanggalkan statusnya sebagai tim musafir yang harus bermain di kandang lawan ataupun di stadion luar.
Harapan Bram pada Bobotoh agar selalu tertib sangatlah besar, karena dengan tertibnya Bobotoh, perizinan laga kandang tak akan sulit didapatkan.
“Insya Allah (kembali bermain di Bandung). Kami ajukan juga laga untuk lawan Arema dan mungkin pada November 2019, ada tiga pertandingan kandang, salah satunya lawan Barito Putera.” Ujarnya.
Untuk persiapan laga Persib Bandung Vs PSIS Semarang sendiri Panpel sudah menyiapkan sebanyak 25 ribu lembar tiket. Bram pun menegaskan jika tiket sudah bisa dipesan sejak Kamis 31/10/2019.
Sempat Dikabarkan di Papua, Ini Jadwal Pasti Laga Uji Coba Timnas Indonesia U-22 Vs Iran
Pertandingan pertama dijadwalkan pada 13 November besok di Stadion Manahan, Jawa Tengah. Kemudian untuk laga keduanya di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta tiga hari berselang dari pertandingan pertama. Beberapa waktu silam, PSSI sudah merancang laga uji coba pertama Timnas Indonesia U-22 Vs Iran dilaksanakan di Stadion Utama Papua Bangkit, Jayapura.
Iran yang berada di Grup C pada Kejuaraan AFC U-23 tergabung dengan Tiongkok, Republik Korea dan Uzebkistan. Dari tim tersebut hanya aka nada 3 tim teratas saja yang lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.
Sementara Tim Nasional Indonesia U-22 muncul sebagai juara Asia Tenggara pada Kejuaraan AFF U-22 2019 silam setelah mengalahkan Thailand di babak final. Pertandingan yang diselenggarakan pada bulan Februari silam tersebut mencatatkan skor 2-1.
Indra Sjafri, pelatih Timnas U-22 mengaku tidak terlalu mengamati kekuatan lawan. Pelatih berusia 56 tahun ini mengaku hanya focus untuk lawan-lawan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. “Kami tidak memikirkan Iran. Ini kan uji coba, jadi kami pikirkan Timnas Indonesia U-22 dulu. Tapi, semua lawan kami di SEA Games 2019 akan kamu pantau.” Tegas Indra.
Pada SEA Games 2019, Tim Nasional Indonesia U-22 sendiri tergabung pada Grup B. Garuda Muda harus bersiap bersaing melawan Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan juga Brunei Darussalam.
Dengan diselenggarakannya laga uji coba yang batal dilaksanakan di Papua ini, diharapkan Timnas U-22 akan lebih siap menghadapi semua lawannya nanti.
Minggu, 03 November 2019
Jadwal Siaran Langsung Shopee Liga 1 Pekan 27 Live Indosiar Hari Ini
Persela Lamongan vs Barito Putera akan menjadi duel pembuka shopee Liga 1 pekan 27 yang akan disiarkan langsung di O Channel pada 4 November 2019 pukul 18:30 wib. Duel tim papan bawah dan papan tengah tersebut akan di gelar di stadion Surajaya Lamongan.
Pada hari kedua Selasa 5 Nov 2019, Perseru Badak Lampung akan dijamu Tim Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. Laga ini dapat disaksikan di O Channel.
Satu hari berikutnya Rabu 6 November 2019, shopee liga 1 akan menggelar 3 pertandingan pada jam yang berbeda. PSM Makassar dan Kalteng Putra akan bermain pada jam 15:30. Duel yang digelar Stadion Mattoangin ini dapat disaksikan secara Langsung di Ochanel. Pada jam yang sama duel PSS Sleman Kontra pemuncak klasemen di Maguwoharjo akan disiarkan secara langsung Live di Indosiar. Laga berikutnya Persib Bandung dan PSIS Semarang akan saling mengalahkan pada pukul 18.30 wib di stadion si jalak harupat Soreang Kabupaten Bandung disiarkan secara langsung Live di Indosiar.
Pada hari Kamis, 7 November 2019, Persija Jakarta akan melakoni pertandingan tandang di Padang melawan Semen Padang pada pukul 16:00 WIB di Stadion Haji Agus Salim. Di tempat lain, Persipura akan menjamu Bhayangkara FC pada pukul 15.30 wib, laga ini dapat disaksikan secara langsung di Vidio.com
Selanjutnya pada hari Sabtu 9 November 2019 Shopee liga 1 akan memainkan laga ke 9 pada pekan ini. Duel 2 tim yang mengalami kekalahan pada pekan 26 yakni tim tuan rumah PS Tira Persikabo versus Tim tamu Persebaya akan menjadi laga pamungkas pekan 27 musim ini. Laga ini rencananya akan disiarkan secara langsung di Indosiar pukul 15.30 wib.
Hasil Liga 1 Tadi Malam 03 November 2019 Pekan 26 - Hasil Liga 1 Shopee Persija vs PS Tira Persikabo
Kamis, 31 Oktober 2019
Jadwal Siaran Langsung Liga 1 Pekan 26 Live Indosiar Hari ini
Kamis 31 Oktober 2019
Jadwal Bali United vs Persela
Stadion: Gelora Bangkalan, Bangkalan
Jam: 18.30 WIB
Live: Indosiar
Jadwal Barito Putera vs Borneo FC
Stadion: Gelora Bangkalan, Bangkalan
Jam: 18.30 WIB
Live: Vidio.com
Jumat, 1 November 2019
Jadwal Badak Lampung FC vs Arema FC
Stadion: Sumpah Pemuda Lampung
Jam: 15.30 WIB
Live: Indosiar
Jadwal Kalteng Putra vs Persib Bandung
Stadion: Tiah Pahoe Palangkaraya
Jam: 18.30 WIB
Live: Indosiar
Sabtu, 2 November 2019
Jadwal PSIS vs PSS Sleman
Stadion: Moch. Soebroto Magekang
Jam: 15.30 WIB
Live: Indosiar
Jadwal Persebaya vs PSM Makassar
Stadion: Tiah Pahoe Palangkaraya
Jam: 18.30 WIB
Live: Indosiar
Jadwal Bhayangkara FC vs Semen Padang FC
Stadion: PTIK, Jakarta
Jam: 18.30 WIB
Live: Vidio.com
Ahad, 3 November 2019
Jadwal Persija vs PS Tira Persikabo
Stadion: Patriot Chandrabaga, Bekasi
Jam: 15.30 WIB
Live: Indosiar
Jadwal Madura United vs Persipura
Stadion: Gelora Bangkalan, Madura
Jam: 18.30 WIB
Live: Indosiar
*Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu
Top Skor Sementara Liga 1 2019
16 gol - Alex Dos Santos (Persela)
15 gol - Marko Simic (Persija)
13 gol - Alberto Goncalves (Madura United)
13 gol - Ilija Spasojevic (Bali United)
13 gol - Makan Konate (Arema FC)
LIVE MALAM INI KALTENG PUTRA VS PERSIB BANDUNG PEKAN 26 SHOPEE LIGA 1 2019
Persib Bandung akan melawan Kalteng Putra dalam lanjutan Liga 1, Jum,at (01/11/2019). Pertandingan akan disiarkan secara langsung.
Laga ini akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe pada pukul 18.30 WIB. Pertandingan disiarkan langsung di Indosiar. Saat ini Persib menempati posisi 10 dengan 31 poin.
Sementara tim tuan rumah Kalteng Putra masih berusaha keluar dari zona degradasi atau posisi 17 dengan 23 poin. Pada pekan 26 ini Persib akan berusaha memperpanjang tren positif kala away ke Stadiom Tuah Pahoe. Meski Persib lebih diunggulkan untuk kembali meraih poin 3, Namun anak asuh Gomes de Oliveira memiliki rekor kandang yang baik, terakhir Persela Lamongan harus pulang dengan kekalahan pada pekan 25.
Sama-sama meraih kemenangan pada laga sebelumnya Pelatih Kalteng Putra mengaku sudah mempersiapkan strategi khusus untuk menghentikan rekor tidak terkalahkan persib pada 4 laga terakhir.Walaupun memiliki rekor away kurang meyakinkan, dua kemenangan Persib Bandung atas 2 tim kuat Persebaya dan Persija menjadi modal penting untuk tampil percaya diri saat dijamu Kalteng Putra malam nanti.
















