Selasa, 16 Agustus 2022
Jumat, 01 Oktober 2021
9 Pemain Sepakbola Legendaris Terbaik Indonesia Sepanjang Masa
Timnas Indonesia memang baru sekali lolos ke Piala Dunia, yaitu pada 1938 dengan nama Hindia Belanda. Garuda juga baru meraih dua kali medali emas SEA Games. Namun, sudah banyak pemain legendaris yang lahir di tanah air, mulai dari Ramang hingga Bambang Pamungkas.
1. Ramang
Ramang yang kelahiran Barru, Sulawesi Selatan, pada 24 April 1924 adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Sejak kecil ia sudah menggeluti sepak takraw. Hal ini kemudian membuatnya terasah untuk mencetak gol dengan gaya bicycle kick (tendangan sepeda). Hidup pada era menjelang dan awal Indonesia merdeka, pilihan hidup Ramang untuk bermain sepak bola, tidaklah mudah. Ia pernah bekerja sebagai kernet truk dan tukang becak.
Ramang masuk ke dalam timnas Indonesia sekitar 1952. Dua tahun kemudian, ketika timnas berkelana ke berbagai negara Asia, tim berjuluk Garuda itu mencetak 25 gol. 19 di antaranya diciptakan oleh Ramang. Pada 1956, Ramang termasuk dalam skuad Indonesia yang tampil di Olimpiade Melbourne. Ketika itu di perempat final, Garuda sempat menahan Uni Soviet tanpa gol di pertandingan pertama. Padahal, Soviet yang memiliki Lev Yashin, tergolong tim elite dunia.
Namun, di laga ulang, Ramang dan kawan-kawan kalah dengan skor telak 4-0. Dalam kualifikasi Piala Dunia 1958, Ramang kembali beraksi. Dia mencetak dua gol kemenangan Indonesia atas Cina di Stadion Ikada dalam leg pertama. Salah satu golnya dilakukan dengan bycicle kick. Pada leg kedua, Indonesia kalah 4-3 di Beijing. Garuda lolos, tetapi kemudian gagal melaju lebih jauh karena tidak bertanding melawan Israel. Ramang pensiun dalam usia 44 tahun pada 1968. Setelah itu, ia menjadi pelatih untuk beberapa klub, seperti PSM, PSBI Blitar, hingga Persipal Palu. Ia meninggal di Ujungpandang pada 26 September 1987 dalam usia 63 tahun.
2. Ricky Yacobi
Sosok penyerang kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu elemen Timnas Indonesia yang mendapatkan medali emas SEA Games 1987. Ricky Yacobi mengemas satu gol ketika Garuda mengalahkan Burma 4-1 di semifinal. Berikutnya, di partai puncak Indonesia membungkam Malaysia 1-0 melalui babak perpanjangan waktu. Pada Asian Games 1986, gol tendangan voli Ricky Yacob ke gawang Uni Emirat Arab di babak perempat final membantu Indonesia lolos ke semifinal.
Namun, akhirnya Garuda harus puas meraih medali perunggu di ajang tersebut. Di level klub, Ricky Yacobi membela beberapa tim, mulai dari PSMS Medan, Arseto Solo, hinga PSIS Semarang. Sosok bertinggi 177 centimeter itu sempat dibeli oleh Matsushita FC, klub yang sekarang bernama Gamba Osaka, pada 1988. Namun, faktor adaptasi yang tidak maksimal, membuat Ricky kemudian kembali ke Indonesia.
3. Robby Darwis
Pemain kelahiran 30 Oktober 1964 ini adalah salah satu legenda Persib. Berposisi sebagai bek tengah, ia menjadi andalan Maung Bandung sejak era 1980-an hingga 1997. Prestasi terpenting Robby Darwis adalah membawa Persib juara Liga Indonesia musim pertama pada 1994/1995. Sementara itu, di level internasional, Robby Darwis adalah bagian inti skuad Indonesia yag menghasilkan medali emas ketika tampil di SEA Games 1987 dan 1991.
4.Rochy Putiray
Pria kelahiran Situbondo pada 26 Juni 1970 ini dikenal dengan gaya rambutnya yang warna-warni. Selain itu, Rochy juga terbukti sukses ketika tampil di liga luar negeri, satu hal yang sulit dilakukan pemain Indonesia lain. Ia pernah berseragam Instant-Dich, Kitchee FC, dan South China di Liga Hong Kong. Rochy Putiray sudah menjadi bagian timnas Indonesia sejak SEA Games 1991. Dia mencetak dua gol di ajang tersebut, yang turut membantu Garuda meraih medali emas SEA Games kedua sepanjang sejarah. Prestasi lain Rochy adalah mencetak dua gol Kitchee FC saat mengalahkan AC Milan 2-1 dalam laga persahabatan pada 2004.
5. Widodo Cahyono Putro
Indonesia layak berterima kasih kepada Widodo Cahyono Putro karena satu momen istimewa di Piala Asia 1996. Ketika itu, pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970, mencetak gol salto ke gawang Kuwait. Ini adalah gol perdana Indonesia di Piala Asia sepanjang masa. Di level klub, nama Widodo sudah besar ketika ia tampil untuk Warna Agung, klub Galatama, pada periode 1990 hingga 1994. Namun, tuahnya memang berlaku untuk satu klub, Petrokimia Putra. Di Liga Indonesia 1994/1995, meski Petrokimia gagar meraih gelar juara, Widodo diplot sebagai pemain terbaik kompetisi. Sempat bergabung ke Persija, Widodo kembali ke Petrokimia. Ia turut mengantar tim asal Gresik itu juara Liga Indonesia 2002, dengan mengalahkan Persita Tangerang 1-2 di laga final.
6. Kurniawan Dwi Julianto
Jebolan PSSI Primavera ini adalah salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang pernah tampil di Eropa. Kurniawan menjajal kemampuan di Sampdoria Primavera pada 1994. Ia kemudian tampil untuk klub Swiss, FC Luzern hingga 1995. Di sana, Kurniawan tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang pernah tampil di Piala Intertoto, kompetisi yang kini dilebur menjadi babak kualifikasi Liga Eropa. Sosok kelahiran Magelang, 13 Juli 1976 ini cukup sering berpindah klub di Liga Indonesia.
Ia pernah tampil untuk Pelita Bakrie, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, hingga Persipon Pontianak. Kurniawan membantu PSM menjadi juara Liga Indonesia 1999/2000. Di partai final, dia mencetak dua gol sehingga Juku Eja mengalahkan Pupuk Kaltim dengan skor tipis 3-2. Penyerang ulung yang berjuluk Si Kurus ini juga turut membantu Persebaya jadi juara Liga Indonesia 2004.
Di level internasional, Kurniawan Dwi Julianto adalah top skor Indonesia sepanjang masa, sebelum rekornya dipecahkan oleh Bambang Pamungkas. Total Si Kurus tampil 59 kali untuk Garuda, dan menyumbangkan 33 gol. Memang ia tidak dapat membantu timnas meraih gelar. Namun, salah satu kontribusi penting Kurniawan adalah mengantar Indonesia ke final Piala Tiger 2004. Ia menjadi salah satu pencetak gol Garuda saat mengalahkan Malaysia 1-4 di leg kedua semifinal yang digelar di stadion keramat, Bukit Jalil.
7. Fakhri Hussaini
Sebelum dikenal sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-19, Fakhri Husaini sudah terlebih dahulu memiliki nama di sepak bola tanah air ketika menjadi pemain profesional. Dia berperan baik ketika menjadi playmaker, baik ketika tampil untuk Petrokimia Putra atau Pupuk Kaltim, tim yang dibelanya selama 9 musim.
8. Bima Sakti
Bima Sakti termasuk salah satu pemain jebolan PSSI Primavera yang dibawa ke Italia pada 1993. Ia sempat menjalani latihan bersama klub Swedia, IF Helsingborg. Ketika kembali ke Indonesia, Bima beberapa kali pindah klub, mulai dari PKT Bontang, Pelita Jaya, PSM Makassar, PSPS Pekanbaru, hingga akhirnya klub tempat ia dilahirkan, Persiba Balikpapan saat ia pensiun pada 2016 lalu.
Bima Sakti yang berposisi sebagai gelandang, memiliki visi yang bagus. Dia juga ahli dalam tendangan bebas yang akurat. Pernah mencicipi sepak bola Eropa membuat sosoknya terlihat komplet. Ban kapten timnas Indonesia pernah pula melingkar di lengan pria kelahiran 23 Januari 1976 ini.
9. Bambang Pamungkas
Bepe, demikian Bambang Pamungkas biasa disapa, adalah pencetak gol terbanyak tim nasional Indonesia sepanjang masa. Total, sejak 1999 hingga 2012, Bambang mencetak 38 gol untuk tim Garuda.
Uniknya, gol pertama dan terakhir Bambang Pamungkas untuk Indonesia lahir dalam partai persahabatan. Gol debutnya tercipta pada 2 Juni 199 melawan Lithuania, sedangkan gol pemungkas terjadi pada 14 November 2012 menghadapi Timor Leste.
Pada awal kariernya, Bambang sempat bergabung dengan klub Divisi Tiga Liga Belanda, EHC Norad. Namun, dia tidak bertahan lama di sana, hanya 4 bulan. Pemain kelahiran Semarang, 10 Juni 1980 ini pernah pula bermain untuk klub Malaysia, Selangor FA pada periode 2005 hingga 2007.
Meskipun "hanya" memiliki tinggi 170 centimeter, Bambang terkenal berkat gol-gol sundulannya yang ikonik.
Senin, 27 September 2021
Hasil Liga 1 Tadi Malam Pekan 5 Persib Catat Hattrick Seri !!!
Hasil imbang 0-0 alias sama kuat menjadi skor akhir dalam laga Persikabo 1973 vs Persib Bandung, dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 Matchday kelima Liga 1 2021-2022. Laga antara Persikabo 1973 vs Persib yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Senin (27/9/2021) malam WIB, diakhiri tanpa pemenang. Untuk Maung Bandung, skor imbang di pekan 5 merupakan Hattrick dari 3 laga terakhir mereka.
Pada laga pekan lalu, Persib Bandung berbagi angka dengan Bali United (2-2) dan Borneo FC (0-0). Dengan hasil tersebut Maung Bandung saat ini menempati posisi ketiga klasemen Liga 1 dengan koleksi sembilan poin dari lima laga. Sementara itu, Persikabo menduduki posisi keenam klasemen. Ciro Alves mengemas enam poin dengan jumlah pertandingan yang sama.
Persikabo banyak mengandalkan Ciro Alves dalam membongkar pertahanan Persib, sedangkan Maung Bandung selalu menekan sebelah kiri pertahanan Persikabo, melalui kolaborasi Febri Hariyadi dan Supardi. Sayangnya kedua tim tidak memiliki kualitas dalam penyelesaian akhir dan terlalu banyak membuang peluang gol yang tercipta.
Skor 0-0 menjadi hasil akhir babak pertama duel Persikabo vs Persib. Pada awal babak kedua, Dimas Drajad membuang peluang emas untuk leading terlebih dahulu pada menit ke-47. Sodoran umpan Roni Beroperay, mampu diterima Dimas dengann baik sebelum mengelabui Victor Igbonefo. Teja Paku Alam sempat terkecoh dengan sontekan bomber lokal Persikabo tersebut. Namun begitu, lesakkan bola Dimas masih kurang akurat dan membentur mistar gawang, alhasil bola hanya berubah arah dan membuahkan sepakan pojok.
Dua belas menit berselang Persib mengancam gawang Persikabo. Tendangan Canon Ball Mohammed Rashid menghujam keras dari luar kotak pinalti. Namun lagi-lagi Syahrul Fadillah menjadi Aktor penting dalam menahan gempuran berbahaya para pemain Persib.
Susunan Pemain:
Persikabo 1973 (4-3-3): Pelatih: Igor Kriushenko
26-Syahrul Trisna Fadillah; 5-Roni Beroperay (17-Ahmad Nurfiandani 65'), 2-Andy Setyo, 4-Shumeiko Veniamin, 23-Gilang Ginarsa; 35-Pushniakou Siarhei (77-Ronaldo Rubener Wanma 89'), 68-Roni Sugeng (8-Andre Oktaviansyah 75'), 69-Manahati Lestusen; 7-Ciro Alves, 97-Dimas Drajad (14-Hanis Sagara Putra 88'), 11-Firza Andika (22-Munadi 88') Cadangan: 91-Tedi Heri Setiawan, 32-Aed Tri Eoka, 33-Juliyano Pratama, 17-Ahmad Nurfiandani, 8-Andre Oktaviansyah, 64-Izmy Yaman Hatuwe, 10-Muhammad Guntur Triaji, 22-Munadi, 14-Hanis Sagara Putra, 77-Ronaldo Rubener Wanma
Persib Bandung (4-4-2) Pelatih: Robert Rene Alberts
14-Teja Paku Alam; 22-Supardi, 2-Nick Kuipers, 32-Victor Igbonefo, 4-Bayu Fiqri; 74-Mohammed Rashid, 23-Marc Klok, 10-Esteban Vizcarra (7-Beckham Putra 46'), 14-Febri Hariyadi (93-Erwin Ramdani 74'); 21-Frets Butuan (11-Dedi Kusnandar 56'), 9-Wander Luiz Cadangan: 1-M Natshir Fadhil, 16-Ahmad Jufriyanto, 12-Henhen Herdiana, 6-Indra Mustafa, 66-Mario Jardel, 8-Abdul Aziz, 7-Beckham Putra, 11-Dedi Kusnandar, 93-Erwin Ramdani, 27-Zalnando
Minggu, 26 September 2021
6 Pemain Sepak Bola Era 90-an yang Bakatnya Sulit Terlahir Kembali
![]() |
| 6 Pemain Sepak Bola Era 90-an yang Bakatnya Sulit Terlahir Kembali |
Jose Luis Chilavert
Roberto Baggio
Zinedine Zidane
Pep Guardiola
Filippo Inzaghi
Paolo Maldini
Sabtu, 21 Agustus 2021
Berita Juventus | Jadwal & Prediksi Line up Udinese vs Juventus Liga Ita...
Senin, 17 Februari 2020
JADWAL FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 PERSIJA VS PERSEBAYA
Demi partai puncak Piala Gubernur Jatim 2020, Macan Kemayoran diperkirakan akan membuat kejutan dengan menurunkan Marc Klok yang sepanjang turnamen ini belum pernah dimainkan. Klock dijanjikan akan segera diberikan menit bermain meskipun kinerja lini tengah Persija cukup menjanjikan minus eks PSM Makassar tersebut.
Pelatih Persija Sergio Faria meminta timnya untuk selalu fokus dalam setiap pertandingan. Pria asal Brasil ini berpendapat timmya akan dapat menjaga momentum pertandingan melalui gol pertama.
Dalam pertandingan, kunci kita harus terus tetap fokus. Kita juga bisa mencetak gol lebih banyak jika terus fokus. Kita memiliki target khusus untuk menjadi juara grup dan memenangkan kompetisi ini.
Persija mengusung target menjuarai laga pra-musim di Piala Gubernur Jatim 2020. Dan Marko Simic berpeluang menghentikan tradisi Juara Piala Gubernur Jatim berasal dari tim Jawa Timur. Bagaimana menurut kalian? Silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar.
PERSIJA LOLOS KE FINAL PIALA GUBERNUR JATIM 2020 USAI TUNDUKAN MADURA UNITED
Lewat kaki Marko Simic, Striker asing asal Kroasia tersebut menggetarkan jala gawang Madura united pada menit ke 3.Laga ini di gelar di Stadion Kanjuruhan, Malang . Armada Sergio Farias akhiri babak pertama dengan skor 1 - 0 untuk Persija setelah Beto Goncalves dkk gagal menyamakan kedudukan karena buruknya penyelesaian akhir.
Setelah berkali-kali menyerang dan mengurung pertahanan Persija, pada menit 72 tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Persija Greg Nwokolo akhirnya mampu membuat gol balasan. Sampai akhir babak ke 2 tidak ada lagi gol tercipta dari kedua klub. Persija berhak melaju ke final Piala Gubernur Jatim 2020 pada hari Kamis 20 Februari 2020 bila tidak ada perubahan.
Selasa, 11 Februari 2020
LIVE MNCTV BHAYANGKARA FC VS PERSEBAYA HARI INI PIALA GUBERNUR JATIM 2020
Meski banyak memainkan pemain berusia muda, Persebaya meraih kemenangan perdana dengan skor cukup menyakinkan atas tim promosi Persik Kediri. Tiga gol dilesakkan tim Bajul ijo pada babak pertama. Laga kedua grup B Piala Gubernur Jatim, tim Bajul ijo akan bersua Bhayangkara FC Tim Juara Liga 1 musim tahun 2017 yang memiliki level permainan yang lebih baik. Laga ini diprediksi akan menjadi laga yang tidak mudah bagi tim Bajul ijo. Karena materi pemain Bhayangkara Fc kini dihuni oleh beberapa pemain bintang yang berpengalaman seperti Andik Vermansyah, Saddil Ramdhani, Ezechiel Nduasel dan Renan Silva.
Meladeni Bhayangkara FC, diprediksi Persebaya akan memainkan Tim Inti. Di lini belakang, Hansamu Yama Pranata akan menjadi pemain yang akan mematikan pergerakan duet striker Bhayangkara FC N'Douassel maupun Herman Dzumafo Epandi. Mereka yang ditopang Andik Vermansyah dan Saddil Ramdhani 2 pemain sayap yang memliki kecepatan. Beberapa pemain kunci Bajul Ijo seperti Makan Konate akan langsung menjadi starter menjadi pengatur serangan di Lini tengah untuk mensuplai umpan-umpan matang bomber mereka David Da Silva.
Lini tengah dan belakang Persebaya bakal lebih sibuk dibanding laga pertama turnamen ini. Hanya meraih hasil imbang saat bertemu Madura United, Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster sangat berambisi mengalahkan Persebaya laga ke2.
Berikut hasil 4 pertemuan terakhir Bhayangkara FC vs Persebaya. Rekor Persebaya masih unggul atas Bhayangkara FC, menang 2 x, kalah 1x dan draw 1x.
(08/12/19) Persebaya 4-0 Bhayangkara (31/08/19) Bhayangkara 0-2 Persebaya (26/11/18) Persebaya 1-0 Bhayangkara (11/07/18) Bhayangkara 3-3 Persebaya
Perkiraan Susunan Pemain Bhayangkara FC (4-3-3): Awan Setho; Indra Kahfi, Achmad Jufriyanto, I Putu Gede, Ruben Karel Sanadi; TM Ichsan, Sani Rizki, Renan Silva; Andik Vermansyah, Saddil Ramdani, Ezechiel N'Douassel.
Persebaya (4-2-3-1): Rivky Deython Mokodompit; Arif Satria, Hansamu Yama, Rachmat Irianto, Abu Rizal Maulana; Muhammad Hidayat, Aryn Glen Williams; Makan Konate, Machmoud Eid, Irfan Jaya; David Aparecido da Silva.
Senin, 10 Februari 2020
LIVE MNCTV PERSIJA VS PERSELA LAMONGAN PIALA GUBERNUR JATIM 2020
Bersama Persela Lamongan, Sabah FA (Malaysia) dan tuan rumah Arema fc, Persija tergabung dalam grub B Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan bermain di stadion Kanjuruhan, Malang. Persela Lamongan akan menjadi ujian perdana skuat mewah Macan Kemayoran yang diperkuat oleh beberapa pemain timnas dan eks Juventus.
Laga Persija vs Persela Lamongan akan menjadi pertandingan pembuka piala gubernur Jatim 2020 di Stadion Kanjuruhan Selasa 11 Februari 2020 sore WIB.
“Tim sudah persiapan selama 3 minggu. Kami datang ke turnamen untuk persiapan ke Liga 1. Saya tahu persija memiliki pemain yang bagus dan berharap dapat menyelesaikan turnamen dengan sempurna,” kata Sergio.
Di lini belakang, kombinasi dua pemain baru yaitu Otavio Dutra dan Marco Motta sudah pasti akan menjadi tembok tebal yang akan sulit ditembus lini depan Persela. Di lini tengah, Macan Kemayoran akan memaksimal kan Marc Klok dan bintang Timnas Indonesia, Evan Dimas. Ketajaman Marko Simic masih menjadi andalan lini depan skuad Persija di event tahunan ini.
Pada shopee liga 1 musim lalu Simic menjadi striker paling subur dengan torehan 28 gol dari 32 laga.
Target Pelatih Persela Lamongan Nilmaizar pada gelaran turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim pada 10-20 Februari adalah menemukan pola permainan Laskar Joko Tingkir setelah terbentuknya skuad musim 2020. Melalui event ini diharapkan segera ditentukan skema permainan yang sesuai dengan materi pemain Persela musim 2020.
Prediksi Formasi Persija vs Persela
Persija Jakarta (4-2-3-1): Andritany Ardhyasa; Alfath Fathier, Marco Motta, Otavio Dutra, Ryuji Utomo; Marck Klok, Rohit Chand; Ramdani Lestaluhu, Evan Dimas, Riko Simanjuntak; Marko Simic.
Persela Lamongan (4-4-2): Alfonsius Kelvan; Jasmin Mecinovic, Roni Fatahillah, Novan Setya Sasongko, Birrul Walidan; Ryan Wiradinata, Shunsuke Nakamura, Ahmad Bustomi, Heru Setyawan; Rafael Gomes de Oliveira, Gabriel do Carmo.
Minggu, 09 Februari 2020
JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 26 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019-2020
Liverpool memperlebar jarak dan makin menjauh dari para pesaingnya di Liga Inggris 2019/20. Memimpin di puncak klasemen, tim Mohammed Salah itu kini unggul 22 poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
![]() |
| JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 26 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019-2020 |
Liverpool melakoni laga away di Liga Inggris pada pekan ke-26. Pekan ini, the Reds akan dijamu Norwich City di Stadion Carrow Road.
Walaupun berstatus sebagai tim tamu, peluang Liverpool memenangi laga ini tetap terbuka mengingat tren bagus mereka belakangan ini. Itu mereka buktikan saat menghajar Southampton 4-0 akhir pekan lalu. Satu laga big match panas di pekan ke-26 Liga Inggris adalah kala Chelsea bertemu Manchester United. Pertandingan ini akan dimainkan di kandang The Blues, Stadion Stamford Bridge, London.
Berikut jadwal lengkap pertandingan liga Inggris Pekan 26 live Mola TV dan TVRI.
Jadwal liga Inggris hari Sabtu, 8 Februari 2020
Everton vs Crystal Palace (Mola TV)
Jadwal liga Inggris hari Ahad, 9 Februari 2020
Brighton vs Watford (Mola TV)
Sheffield vs Bournemouth (Mola TV)
Man City vs West Ham (TVRI)
Jadwal Liga Inggris Sabtu,15 Februari 2020
Wolverhampton vs Leicester (Mola TV)
Southampton vs Burnley (Mola TV)
Jadwal Liga Inggris Ahad, 16 Februari 2020
Norwich vs Liverpool (TVRI)
Aston Villa vs Tottenham (TVRI)
Arsenal vs Newcastle (Mola TV)
Jadwal Liga Inggris Selasa, 18 Februari 2020
Chelsea vs MU (Mola TV)
Jumat, 07 Februari 2020
JADWAL SIARAN LANGSUNG PIALA GUBERNUR JATIM 2020 LIVE MNCTV
![]() |
| Jadwal siaran langsung Piala Gubernur Jatim Live MNCTV 2020 |
Rabu, 15 Januari 2020
JADWAL LIGA INGGRIS MALAM INI PEKAN 23 DAN KLASEMEN SEMENTARA MUSIM 2019/ 2020
Jadwal liga Inggris hari Sabtu 18 Januari 2020:
Pukul 19.00 WIB, Watford vs Tottenham (Live Streaming Mola TV)
Selanjutnya pukul 22.00 WIB, Arsenal vs Sheffield United (Live Streaming Mola TV)
Brighton vs Aston Villa (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 WIB
Southampton vs Wolverhampton (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 WIB
Norwich city vs Bournemouth (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 Wib
West Ham vs Everton (Live Streaming Mola TV) pukul 22.00 Wib
Manhester City vs Crystal Palace (Live Streaming Mola TV, TVRI) pukul 22.00 Wib
Satu hari berikutnya ini Jadwal liga Inggris hari Sabtu 18 Januari 2020:
Pukul 00.30 WIB, Newcastle vs Chelsea (Live Streaming Mola TV)
Pukul 21.00 WIB, Burnley vs Leicester (Live Streaming Mola TV)
Pukul 23.30 WIB, Liverpool vs Manchester United (Live Streaming Mola TV, TVRI)
Berikut Klasemen sementara Liga Inggris Pekan 22
Rabu, 08 Januari 2020
LEBIH LAKU MANA, HONDA PCX 150 ATAU ADV 150?
Nah, saat ini, bisa dilihat bahwa jenis motor yang sedang menjadi trend dan banyak dicari oleh konsumen di pasaran adalah skuter matik. Jenis motor ini menawarkan kemudahan berkendara dengan tenaga motor yang tidak bisa diremehkan. Artinya, motor skuter matik memang menawarkan tenaga besar yang akan memberikan pengalaman berkendara yang baru.
Motor skuter matik ini dilengkapi dengan beberapa kelebihan yang menjadikannya sebagai salah satu pilihan terbaik di Indonesia untuk saat ini. Adapun beberapa kelebihan dari PCX 150 adalah sebagai berikut:
Fitur ini sangat menarik karena menawarkan kemudahan dalam penggunaan kunci. Pengendara tidak perlu memasukkan kunci ke lubang untuk menyalakan mesin motor. Selain itu, fitur ini juga menyediakan kontrol alarm untuk keamanan tambahan.
Produk yang tergolong gahar dan tangguh ini memiliki cukup banyak keunggulan yang bisa dijadikan alasan kenapa ADV 150 menjadi pilihan skuter matik yang tepat. Beberapa kelebihan dari produk skuter matik ini adalah sebagai berikut:
Kisah Fillipo Selalu Lolos dari Jebakan Offside, Keterpurukan AC Milan yang Tak Kunjung Berakhir, Hingga Masa Terindah Torres Bermain Bersama Gerrard
Fillipo Inzaghi, Si Penghancur Jebakan Offside
Dalam dunia persepakbolaan, ada banyak tipe striker handal, akan tetapi Filippo Inzaghi adalah salah satu tipe striker yang akan selalu dikenang oleh para sepak bola. Jika disejajarkan dengan maestro dribble Cristiano Ronaldo, si tendangan geledek Gabriel Batistuta, si pelari cepat Andriy Shechenko dan si penyundul maut Olivier Bierhoff, Fillipo terlihat seperti stiker tanpa kemampuan khusus.Sundulan kepala atau tendangannya tampak biasa saja, terlebih lagi giringan bolanya. Tapi, ada satu yang membuatnya memiliki terlihat begitu menarik dan bahkan keunggulan ini tak dimiliki oleh semua striker terkenal di atas. Apakah keistimewaan tersebut?
Keahlian unik yang dimiliki Fillipo ini bisa dilihat di salah satu pertandingan terbaiknya, yakni ketika ia mencetak gol pada gawang Bayern Munchen di Liga Champions 2006/07. Saat Clarence Seedorn mengumpan tanpa aba-aba, Inzaghi mampu lepas dari jebakan offside kemudian berlari menuju gawang Munchen dan melakukan finish yang sempurna untuk klubnya. Selain dikenal sebagai pemain yang ampuh lolos dari jebakan offside, Fillipo juga dianggap sebagai Dewi Fortuna atau dewi keberuntungan bagi tim-timnya, karena mampu memasukkan gol-gol cantik yang tak terduga.
Salah satu gol keberuntungan Fillipo yang sangat dikenal oleh public yakni ketika ia berlaga melawan Liverpool dan mencetak golnya. Pertandingan di final Liga Champions 2007 tersebut bermula dari tendangan bebas Andrea Pirlo yang membentur tubuh Inzaghi sehingga arah bola berubah menuju gawang.
Terlepas dari keberuntungan-keberuntungannya, mantan striker AC Milan dan Juventus ini termasuk salah satu pemain paling mematikan di kotak penalti lawan. Ia sudah mencetak 288 gol cantik selama 623 pertandingan sepanjang kariernya. Striker handal ini mulai dikenal sejak di Atalanta, Inzaghi semakin melebarkan sayap dengan menunjukkan tajinya. Selama 4 musim mengenakan kostum La Vecchia Signora, ia berhasil menorehkan 58 gol.
Sementara ketika di AC Milan, pemain dengan julukan Super Pippo ini bertahan 11 musim dan menjadi kontributor dari kesuksesan Rossoneri dalam mendulang Liga Champions. Koleksi trofi yang sudah dikumpulkannya pun layak membuat Inzaghi berbangga diri, ia telah berhasil memenangi Serie A sebanyak 3 kali, Liga Champions 2 kali, Super Eropa 2 kali, Coppa Italia 1 kali, dan juga piala dunia antar klub 1 kali bersama dengan tim nasional Italia. Ia ikut mengantarkan Gli Azzurri sebagai juara Piala Dunia 2006. Hingga saat ini. Fillipo masih menjadi striker dengan kemampuan terbaik dalam meloloskan diri dari jebakan offside.
Sejatinya, tim pengoleksi tujuh gelar Liga Champions ini sudah banyak melakukan upaya untuk kembali mendulang prestasi. Sebelumnya Gennaro Gattuso, sudah ada 5 pelatih yang mencoba peruntungan membangkitkan Milan. Pemain-pemain handal dari berbagai penjuru dunia pun sudah direkrut.
Bahan di musim panas 2017 lalu, Milan sudah menghabiskan lebih dari 200 juta Euro hanya untuk mendatangkan pemain anyar. Sayang, keberuntungan belum berpihak pada tim ini. Pada musim 2017/2018 Milan bahkan hanya bisa finish di urutan keenam klasemen Serie A dan berhenti di 16 besar Liga Eropa. Di tahun yang sama Milan juga hanya bisa menjadi runner-up Coppa Italia.
“Terkait dengan waktu saja disana, banyak hal yang telah berubah di Milan dan saya menyesal telah melihatnya. Milan saya adalah Itala, dengan Silvio Berlusconi, kami bertiga dari Belanda, dan skuad yang bagus. Sekarang pemiliknya orang China, saya tak mengenalnya, dan tim itu tak seperti 30 tahun lalu.” Ujar Marco Van Basten dikutip di Football Italia.
Bersama Ruud Gullit, Van Basten sendiri pernah mengalami masa kejayaan di Milan. Ia berhasil mencetak 125 gol dan berhasil membawa Rossoneri memenangkan tiga gelar Serie A, Liga Champions, Coppa Italia serta dua Piala Super Eropa dan dua piala Interkontinental.
“Sayangnya level itu telah mengalami banyak penurunan dan ada risiko besar keluar dari kompetisi Eropa. Ini menyakitkan bagi saya untuk berpikir bahwa Milan dan Inter adalah Real Madrid dan Atletico (Madrid) saat ini.” ungkapnya Van Basten. “Saat ini Milan adalah metamorfosa krisis di sepak bola Italia. Mengapa? Yang lain memiliki banyak uang dan lebih konsisten, sederhana. Karena waktu saya di Italia, banyak hal telah terjadi dan mereka tak kunjung positif.” Tambahnya.
Terkait kariernya, Torres tak memungkiri jika masa-masa di Liverpool memiliki keistimewaan tersendiri. Apalagi ia bisa bermain bareng Gerrard yang dianggap sangat mengerti gaya permainannya sehingga bisa saling melengkapi. Kala itu Gerrard merupakan pemain gelandang serang yang posisinya di belakang Torres sebagai striker tunggal pada formasi 4-2-3-1. Meski tak pernah meraih trofi ketika bermain di Liverpool, akan tetapi disanalah ia mendapatkan puncak kariernya jika dilihat dari segi permainan. Torres menjadi penyerang mematikan di Eropa bersama The Reds seta berhasil menorehkan 81 gol dari 142 laga yang diikutinya.
“Saya selalu mengatakan bahwa pemain terbaik yang pernah menjadi rekan setim adalah Steven Gerrard. Dia adalah pemain yang membuat saya bisa tampil maksimal. Level dimensi permainan saya menjadi berbeda ketika dia berada di lapangan.” Ujarnya di situs resmi Liverpool. Ia juga berharap bisa mengulangi masa-masa indah tiga setengah tahun bermain bersama Steven walaupun hanya semenit. “Tiga setengah tahun yang lalu bisa bersama Steven. Saya akan sangat senang jika bisa kembali ke masa-masa itu, walau hanya satu menit.” Imbuhnya.
Striker mematikan ini memang terlihat begitu kompak dengan Steven di setiap pertandingannya. Hal ini bukan hanya bisa dilihat dari hasil pertandingannya saja, dimana Liverpool banyak mendulang kemenangan. Akan tetapi juga kekompakan selama berlaga di lapangan.
Roberto Carlos dan Gol Tendangan Bebas yang “Melawan” Hukum Fisika
Sejarah Singkat Karier Roberto Carlos
Roberto Carlos yang bernama lengkap Roberto Carlos da Silva Rocha, lahir di Garca, Sao Paulo, Brasil pada 10 April 1973. Ia diberi nama Roberto Carlos karena sang ayah adalah fans penyanyi kenamaan Brasil yang berjuluk Raja Musik Latin, Roberto Carlos Braga.Karier sepak bola Roberto Carlos dimulai sejak ia membela tim junior klub lokal, Uniao Sao Joao. Di klub tersebut, dia sudah berposisi sebagai bek kiri. Penampilan Carlos yang bagus, membuatnya dipanggil untuk memperkuat Tim nasional Brasil U-20.
Pada Agustus 1992, dalam usia 19 tahun, Roberto Carlos dipinjam oleh Atletico Mineiro. Tidak hanya itu, dia turut diangkut dalam tur klub tersebut ke Eropa. Tur ini istimewa untuk pemain-pemain muda, karena mereka diberi kesempatan bermain agar bisa bersaing ke tim utama. Sementara, para pemain inti Atletico Mineiro fokus ke Copa CONMEBOL yang digelar dalam waktu bersamaan.
Awalnya, saat tur tiba di Italia, Roberto Carlos tidak dilibatkan. Hasilnya, Atletico Mineiro kalah dari Lazio dan Torino. Namun, saat tur berpindah ke Spanyol, Carlos diberi kesempatan. Ia tampil penuh selama 90 menit melawan Lleida. Berikutnya, Carlos kembali bermain saat Atletico Mineiro berjumpa Logrones dan Athletic Bilbao.
Belakangan, setelah pensiun, Roberto Carlos menyebut, tur pada 1992 itu berpengaruh besar dalam kariernya. Berkat tur tersebut, jalan sang bek kiri untuk berkarier di Eropa mulai terbuka. Tapi, untuk terjun di ketatnya kompetisi Eropa, Carlos mesti menunggu lebih lama. Pada 1993, dia bergabung dengan klub Brasil lain, Palmeiras, dan menghabiskan waktu dua musim.
Setelah memberikan gelar juara Serie A Liga Brasil dua kali beruntun untuk Palmeiras, Roberto Carlos akhirnya meninggalkan Brasil. Dia sebenarnya punya opsi bergabung dengan Aston Villa. Namun, Carlos memilih Inter Milan, klub raksasa Serie A Liga Italia yang sedang menjulang.
Roberto Carlos menjalani debut bersama Inter dengan cara luar biasa. Dia langsung mencetak gol kemenangan Nerazzurri atas Vicenza dari tendangan bebas berjarak 30 meter. Meski debutnya bagus, Carlos hanya bertahan semusim di Inter. Dia punya masalah dengan pelatih saat itu, Roy Hodgson, yang menginginkan Carlos bermain sebagai sayap kiri, bukan bek kiri.
Tawaran berikutnya datang dari Real Madrid. Klub ibukota Spanyol itu menjadi klub terlama yang dibela oleh Roberto Carlos. Dia bertahan di Madrid selama 11 musim, sejak 1996 hingga 2007.
Roberto Carlos menemukan masa-masa keemasannya di Real Madrid. Dia bahu-membahu dengan para bintang lain yang dibeli satu demi satu oleh presiden klub, Florentino Perez. Mulai dari Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo, David Beckham, sampai Sergio Ramos.
Dengan menumpuk bintang, Real Madrid jadi raja Eropa. Mereka meraih gelar Liga Champions pada 1998, 2000, dan 2002. Carlos selalu tampil dalam laga final kompetisi tersebut. Dia turut andil dengan menciptakan assist untuk gol tendangan voli Zinedine Zidane di final Liga Champions 2002 melawan Bayer Leverkusen.
Tidak cuma membawa Madrid berjaya di level benua, Roberto Carlos juga membuat tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu sukses di level domestik. Madrid mendapatkan 4 gelar Liga Spanyol dan 3 gelar Piala Super Spanyol selama Carlos menempati posisi bek kiri. Total di Madrid, Roberto Carlos mencetak 67 gol dalam 512 penampilan di semua kompetisi.
Setelah kontrak Roberto Carlos di Real Madrid berakhir, ia mulai berkelana ke berbagai klub di mancanegara. Usianya juga sudah tidak muda lagi. Dalam usia 34 tahun, ia bergabung ke Fenerbahce (Turki). Carlos sempat pulang ke Brasil untuk bermain di Corinthians.
Carlos menjajal karier kepelatihan dengan menangani Sivasspor (Turki), Akhisar Belediyespor (Turki), dan Delhi Dynamos (India). Di Delhi
Dynamos, ia menjabat sebagai pelatih sekaligus pemain, sebelum benar-benar pensiun dari sepak bola profesional pada 2015.
Tendangan Bebas yang Melengkung Bagai Spiral
Sepanjang kariernya, Roberto Carlos banyak menuai pujian. Legenda Brasil, Pele, memasukkannya dalam FIFA100, daftar pemain terbaik dunia sepanjang masa. Selain itu, mantan pelatih Real Madrid dan timnas Spanyol, Vicente Del Bosque pernah berkata, Carlos punya kemampuan untuk menguasai seluruh areal kiri timnya, baik dalam urusan menyerang maupun bertahan. Rata-rata kecepatan Carlos adalah 10,6 detik untuk lari 100 meter.Yang paling penting, Roberto Carlos dikenal sebagai ahli tendangan bebas. Dia sering menciptakan gol tendangan bebas dengan ciri khas tembakan kencang bagai roket. Berdasarkan berbagai penelitian yang dikutip The Guardian, rata-rata tendangan bebas Carlos berkecepatan 105 mph atau 169 km per jam. Inilah alasan Carlos dijuluki El Hombre Bala alias Manusia Peluru.
Momen paling dahsyat yang pernah diciptakan Carlos untuk urusan tendangan bebas adalah saat Brasil melawan Perancis di Tournoi de France 1997.
Pertandingan Brasil kontra Perancis itu terjadi tepatnya pada 3 Juni 1997 di Stade de Gerland, Lyon. Menit ke-21, Brasil mendapatkan hadiah tendangan bebas berjarak 35 meter dari gawang lawan.
Carlos melepaskan tembakan yang seakan bakal melenceng di sisi gawang Perancis yang dikawal Fabian Barthez. Anak gawang yang ada di belakang, secara naluriah menghindar agar tidak terhantam bola. Namun, siapa yang menyangka, bola tiba-tiba melengkung mengenai tiang gawang, lantas masuk jadi gol. Barthez bahkan hanya bisa terbengong melihat kejadian tersebut.
Gol Carlos ini ramai dibicarakan, bahkan diklaim menjadi salah satu gol tendangan bebas terbaik sepanjang masa. Tidak sedikit yang menyebut, tendangan itu tidak sesuai dengan hukum fisika, karena lengkungannya tidak normal.
Namun, dalam studi ilmuwan Perancis yang dipimpin Christophe Clanet yang dipublikasikan di New Journal of Physics, ada penjelasan mengapa gol itu bisa tercipta. Secara ringkas, bola yang ditembakkan Carlos itu punya arah lintasan melengkung seperti spiral. Fakta bahwa jarak bola saat ditembakkan dengan gawang cukup jauh, yaitu 35 meter, memudahkan terciptanya arah lengkungan yang seakan tidak masuk akal.
"Jika jaraknya pendek, Anda hanya akan melihat bagian pertama dari lengkungan (arah bola), Tetapi jika jaraknya jauh seperti tendangan Carlos, Anda akan melihat bagian lengkungannya bertambah, Anda akan melihat arah lintasan bola sepenuhnya," kata Clanet dikutip BBC.
Roberto Carlos sang ahli tendangan bebas, total mencetak 102 gol dalam 820 penampilannya di level klub. Selain itu dia membukukan 11 gol lain dalam 125 pertandingan untuk timnas Brasil senior. Kini, setelah pensiun, Carlos bukan cuma menyandang gelar si manusia peluru, tetapi juga salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola.















